Jumat, 10 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Orang Riau Jadi Cawapres, Ini Pandangan Pakar Politik Unilak

Riaupunya.com -- Kita masyarakat Indonesia telah mengetahui pasangan capres-cawapres yang akan maju di pilpres 2019.

Setelah Jokowi menggandeng Ketua MUI KH Maruf Amin sebagai cawapres, Kamis 9 Agustus 2018, dan secara mengejutkan malam harinya giliran Prabowo mengumumkan cawapres untuk maju di 2019 yaitu orang Riau, Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga Uno yang lahir di Rumbai Pekanbaru, 49 tahun lalu ini menjadi orang Riau pertama yang maju sebagai cawapres Indonesia.

Menurut pengamat politik Universitas Lancang Kuning Alexsander Yandra S.IP. MSi saat dihubungi mengatakan kalau publik tidak terlalu kaget dengan pilihan Prabowo ini karena Sandiaga Uno selain kader partai Gerindra juga merepresentasikan pemilih milenial di Indonesia yang hampir 50 juta pemilih, isu yang berkembang antara Prabowo dan Sandiaga adalah representasi dari gabungan nasionalis dan milineal religius.

Dan ketika ditanya untuk di Riau apakah mampu mendongkrak perolehan suara, Alexsander melihat bahwa Ini tergantung kekuatan elektoral Sandiaga Uno di Riau dan Sumatera, soliditas partai, kader dan simpatisan di daerah juga sangat berperan, dan terlebih solidnya ini juga tergantung kepada visi yang diusung, taktik, dan logistik diantara partai pengusul serta kemampuan mempengaruhi pemilih akar rumput.

Dan yang menurutnya pengaruh besar untuk mendongkrak suara ada pada nama besar UAS.

"Jika bicara Riau maka ada nama ulama besar UAS (Abdul Somad) yang digadang- gadangkan akan menjadi cawapres prabowo sebelumnya namun UAS menolak dan fokus pada profesinya, jika kominkasi politik ini terbangun maka nanti bisa menjadi bahagian penting dalam kampanye, apalagi dukungan sesama orang Riau, dan UAS punya pengaruh besar terhadap umat islam,"kata Dia.

"Sejak Sandiaga Maju sebagai calon wakil gubernur DKI dan dilantik menjadi wakil Gubernur, Sandiaga sudah semakin dikenal oleh masyarakat Riau baik yang berada di Pesisir," sambung Alexander.

Alexandre menjelaskan, jika berkaca pada pilpres tahun 2014, Prabowo itu menang di kota Pekanbaru dan Kampar, sementara Jokowi menang di 10 Kabupaten di Riau, dan untuk jumlah pemilih, pemilih di pesisir lebih sedikit dibanding daratan jika bicara demografi politik.

Disinggung mengenai pasangan Jokowi memilih Ketua MUI KH Maruf Amin, Alexsander yang lulusan Pascasarjana Universitas Andalas mengatakan preferensi pilihan politik jokowi memilih ketua MUI yang notabene ulama adalah bentuk gabungan nasionalis dan religius yang representasikan spirit kebangsaaan dan keumatan, karena sosok kiyai yang besar pengaruhnya terhadap santri apalagi Maaruf Amin profesional dan cucu dari salah satu imam masjidil haram.

"Dalam perspektif politik pilihan terhadap kiyai Maaruf karena orang senior di PBNU yang nanti tidak akan menggangu posisi Muhaimin Iskandar dimuktamar PKB dan PDIP pada pemilu 2024,"tutup Alexander.**(rls)

Berita terkini

Kekurangan Pada Debat Final Pilkada, KPU DKI Minta Maaf

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Administrasi Calon Wagubri di Verifikasi Panlih

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Sisir Pemilih Ganda, Timses Anies Ajak KPU dan Kubu Ahok

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Suparman dan Septina Salam Komando

Jumat, 07 April 2017 - 00:00:00 WIB

Farouk Muhammad: Kami Pimpinan Sah DPD

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Septina Kembali Pastikan 25 April Pemilihan Wagubri

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Partai ini Datangi Kantor KPU Inhil, ada Apa?

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Tim Penjaringan Pilgubri Partai Gerindra Dibentuk Mei

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Efendi Aqil Makin Percaya Diri Maju Pilbup Inhil

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Rokorwil PKS Jadi ajang "Pendekatan" Balon Pilgubri 2018

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pileg 2019, PAN Pelalawan Incar 7 Kursi

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Ribu Kader NasDem akan Arak Ridwal Kamil

Kamis, 16 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Rusli Effendi Tunggu Hasil Survey

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+