Rektor Unilak Buka Pelatihan Blended Learning
Riaupunya.com -- Kemajuan teknologi memberikan manfaat di segala bidang, salah satunya di bidang pendidikan, jika teknologi diterapkan di lingkungan kampus tentu akan membantu memajukan dunia kampus.
Untuk mengikuti perkembangan teknologi terutama dilingkungan kampus, PDPT (pangkalan data perguruan tinggi) Unilak mengadakan pelatihan Blended Learning bagi sekitat 44 dosen yang ada di seluruh fakultas di Unilak.
Blended Learning merupakan sistem pembelajaran tatap muka tanpa dilakukan di dalam kelas, tetapi menggunakan internet untuk proses pembelajaran mata kuliah antara dosen dan mahasiswa dengan memanfaatkan teknologi (online) demikian disampaikan oleh sekretaris PDPT Triyono Dul Hakim ST.M.IP, Selasa 24 Juli 2018.
Hadir dalam pelatihan ini Rektor Unilak Dr .Hj Hasnati SH.MH, Kepala PDPT Unilak Zamzami M.Kom, sekretaris PDPT, dan sejumlah dosen.
Rektor dalam sambutannya menyebutkan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dan digunakan untuk inovasi di dunia kampus.
"Kita harus siap dengan perubahan teknologi yang begitu cepat," ujar Rektor.
Rektor menambahkan dengan adanya pelatihan ini berharap proses pertemuan tatap muka selain didalam kelas juga bisa dilakukan dengan internet (online), tatap muka secara online ini sangat berguna diterapkan bagi kelas kelas khusus di Unilak,ini merupakan bagian dari kemudahan dan inovasi yang digunakan diunilak,dan ini telah diterapkan di FKIP.
Perubahan teknologi terutama di bidang pendidikan sangat pesat, setelah kurikulum KKNI dan materi revolusi industri 4.0, yang telah ada dan aturannya maka kita harus siap untuk berinovasi.
Pelatihan diikuti lebih dari 44 dosen dari di lingkungan Unilak dan dibagi dua sesi, sesi pertama Selasa dan Rabu, sesi kedua Jum'at dan Sabtu, di ruang gedung Pustaka Unilak, sebagai, narasumber kepala PDPT Unilak Zamzami.M.Kom.(rls)
























