Jumat, 20 Juli 2018 - 00:00:00 WIB

Tingkatkan Kualitas Karya Ilmiah

Unilak Gunakan Teknologi Turnitin

Riaupunya.com -- Untuk meningkatkan kualitas penelitian, Universitas Lancang Kuning (Unilak) mulai menerapkan sistem pengecekan similaritas (persamaan) suatu penelitian ilmiah menggunakan aplikasi Turnitin. Aplikasi ini digunakan untuk mencegah terjadinya plagiat atau penjiplakan karya ilmiah.

Memaksimalkan penerapannya, Kamis 19 Juli 2018, Unilak menggelar pelatihan berjudul “Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Turnitin” di Ruang VIP Gedung Perpustakaan Unilak.

Tampak hadir sekelaligus mewakili Rektor Unilak membuka acara Wakil Rektor II Ermina Sari STP MSc, yang dalam sambutanya mengatakan bahwa anti plagiat ini sangat penting, karena di luar sana kasus plagiat sering ditemui dan itu menjadi tantangan untuk Unilak untuk menolak plagiatnisme.

"Salah satunya dengan kita menghadirkan dan menerapkan aplikasi Turnitin untuk terhindar dari plagiat dalam karya-karya ilmiah dosen maupun mahasiswa. Nantinya segala bentuk karya ilmiah civitas akademika Unilak itu akan kita saring menggunakan aplikasi Turnitin ini. Akan ada Ambang Similaritas yang menjadi tolak ukur atau penilaian sebuah karya ilmiah dimana untuk dosen ambang similaritasnya 15 % dan mahasiswa 30% dan saya harap dengan adanya aplikasi ini bisa meningkatkan kualitas karya ilmiah kita semua,” Ujar Ermina.

Hadirnya aplikasi Turnitin di Unilak bertujuan untuk menilai similaritas karya-karya ilmiah di Unilak. Setiap skripsi mahasiswa akan di periksa kemiripannya (Similaritas) agar terhindar dari penciplakan (Plagiat).

Senada dengan pernyataan diatas, Dr. Junaidi, M.Hum sebagai Wakil Rektor I sekaligus ketua panitia dari acara pelatihan ini juga mengatakan dengan adanya aplikasi Turnitin akan sangat membantu untuk mengurangi penjiplakan atau plagiat dalam sebuah karya ilmiah.

Diadakannya pelatihan ini juga bertujuan untuk mensosialisasi sekaligus mengedukasi cara penggunaan aplikasi ini. Sistem pengecekan similaritas atau persamaan dalam karya ilmiah ini juga sudah di instruksikan sebelumnya oleh Ristekdikti dan Unilak saat ini sudah bisa menerapkannya.

“Dengan adanya aplikasi ini saya harap karya ilmiah dosen dan mahasiswa lebih baik kualitasnnya dan terhindar dari penciplakan atau plagiatnisme, sehingga karya – karya ilmiah di Unilak akan semakin unggul kekdepannya,” tutup Junaidi.

Pelatihan ini diselenggarakan selama satu hari penuh yang dibagi menjadi dua kelas. Total peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari kepala Bidang dan ketua Lembaga, Kepala Prodi, di Unilak.(rls)

Berita terkini

Ingin Sukses, Begini Kiat Dari Menristek Dikti

Rabu, 19 April 2017 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Harus Berevolusi Dengan Perkembangan Zaman

Rabu, 19 April 2017 - 00:00:00 WIB

Peserta OSN SMA Provinsi Riau Jalani Pembinaan

Selasa, 18 April 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Meranti Tinjau UNBK di Empat Sekolah

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pelaksanaan UNBK Hari Pertama di SMAN 12 Pekanbaru

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Listrik Untuk Penyelenggaraan UNBK di Jakarta Aman

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

UNPK di SMAN 6 Pekanbaru akan Diikuti 318 Peserta

Jumat, 07 April 2017 - 00:00:00 WIB

Prodi Teknik Geologi UIR Lahirkan Lima Alumni Perdana

Jumat, 07 April 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Komitmen Provinsi Riau Terhadap Pendidikan ABK

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Pemilihan Kepala Sekolah Jangan Lagi Bercampur Politik

Selasa, 04 April 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+