Rabu, 27 September 2017 - 00:00:00 WIB

Hadirkan Senyum

1350 Penderita Bibir Sumbing dan Langit-langit di Operasi

Riaupunya.com -- Dalam rangka tahun baru islam. Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru, Rabu 27 September 2017 gelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit langit.

Kepala Humas Marketing RS Ibnu Sina, Zaki mengatakan bahwa, operasi bibir sumbing ini merupakan kegiatan rutin diadakan oleh RS Ibnu Sina. Baik secara reguler di rumah sakit, maupun keluar kota.

"Operasi bibir sumbing ini dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun kepada pasien. Bahkan, jika ada pasien yang jauh rumahnya dengan rumah sakit akan kami bantu biaya transportasinya,"ujar Zaki yang menambahkan joka kegiatan pengobatan ini RS Ibnu Sina telah bekerja sama dengan lembaga Smile Train.

Zaki menambahkan, jika program operasi bibir sumbing dan langit-langit di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Pekanbaru sudah dimulai sejak tahun 2008 dan sudah melakukan operasi kepada 1350 pasien.

"Tahun lalu kita mendapat penghargaan dari Smile Train untuk pelaksanaan program terbaik se-Indonesia. Disamping itu, program ini sangat bagus yakni misi kemanusiaan. Dimana kita bisa memberikan senyuman baru kepada mereka yang penderita bibir sumbing dan langit-langit, "ujarnya.

Untuk itu, RS Ibnu Sina mengajak serta menghimbau kepada masyatakat yang penderita bibir sumbing agar mau membawa keluarganya untuk melakukan operasi di RS Ibnu Sina.

"Selama ini kita masih kesulitan untuk mencari pasien. Untuk itu, kita berharao kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota lainnya agar mau mensosialisasi kepada masyarakat untuk membawa keluarganya kesini,"tutupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau,
Mimi Yuliani mengatakan bahwa program RS Ibnu Sina ini sangat baik.
Bahkan, pihaknya berharap agar seluruh rumah sakit yang ada di Riau melakukan hal yang sama.

"Kita berharap rumah sakit yang lain juga melaksanakan hal yang sama. Sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat terbantu,"harapnya.

Ketika ditanya, terkait keluhan pihak rumah sakit yang merasa kesulitan untuk mencari pasien? Mimi mengaku jika pihaknya akan membatu pihak rumah sakit dalam mencari pasien.

"Kita akan sampaikan informasi ini kepada Kabupaten Kota melalui Kadiskes diwilayah masing-masing. Sehingga pihak Diskes bisa menyapaikan hal ini kepada puskesmas. Karena yang bersentuhan langsung ke masyarakat itu puskesmas. Sehingga bisa mendapatkan pasien lebih banyak lagi,"tutupnya.(saf)

Berita terkini

Dewan Minta Pemko Kembali Tinjau Izin Karaoke di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Meranti Himbau Warga Tertip Berlalu Lintas

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

ASN di Rohul Dilarang Menggunakan Elpiji Subsidi 3 Kg

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wardan: Waspadai Karlahut dan Kebakaran Bangunan

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+