Kamis, 14 September 2017 - 00:00:00 WIB

Isu Mutasi Tahap II, Pejabat Hilang Kosentrasi Bekerja

Riaupunya.com -- Setelah melakukan pelantikan terhadap 31 pejabat eselon III dan IV kemarin. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam waktu dekat akan kembali melakukan mutasi tahan II. Diperkirakan jumlah yang akan dilantik jauh lebih banyak lagi.

Informasi pelantikan di lingkungan Pemko Pekanbaru ini ternyata membuat gusar beberapa pejabat. Bahkan, beberapa pejabat tidak fokus lagi untuk bekerja.

"Kawan-kawan ni sudah mulai risau.Banyak yang nggak kosenterasi lagi kerja memikirkan mutasi," ungkap salah seorang lurah di Pekanbaru.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, M Jamil, mengatakan bahwa jadwal pelantikan dan mutasi tahap II ini belum ditentukan kapan pastinya. Namun bisa dipastikan jumlah yang dilantuk akqn jauh lebih banyak dari yang sebelumnya.

"Jumlah pastinya belum ada. Tapi jumlahnya kita pastikan lebih banyak dari yang kemarin,"ujarnya.

Jamil menambahkan, saat ini Pemko Pekanbaru tengah menyusun berkas untuk diajukan ke Kementrian Dalam Negeri. Sebab sesuai aturan, Walikota Pekanbaru Firdaus MT belum boleh melakukan mutasi karena belum enam bulan menjabat pasca dilantik menjadi walikota untuk priode kedua.

"Insya Allah minggu depan berkas sudah bisa kita ajukan ke Kemendagri terkait pelaksanaan mutasi kedua,"ungkapnya.

Selain pejabat eselon III dan IV, Pemko juga dikabarkan akan melakukan mutasi terhadap pejabat eselon II. Jamil mengungkapkan, melakukan mutasi pejabat eselon II, harus dilakukan melalui seleksi terbuka atau biasa dikenal dengan sebutan assesmen.

"Kita perkirakan bulan oktober mendatang sudah bisa kita buka pendaftaranya (assesmen)," katanya.

Seperti diketahui, sebanyak 31 pejabat eselon III dan IV diambil sumpahnya dan dilantik Rabu 13 September 2017 sore. Mereka mulai dari lurah, Kasubag, Kabid hingga sekretaris badan dan dinas.

Dari 31 pejabat yangh dilantik tersebut, ada tiga pejabat yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris badan dan dinas yang diganti. Diantaranya Kendi Haharap Sekretrais Bapenda diganti dengan Syoffaizal. Kemudian Taufik OH Sekretaris Bappeda diganti dengan Ahmad ST, MT. Terkahir Edwar Husnan Sekretaris Dinas Pengendalian Pendudukan dan KB diganti dengan Edwar Yunus.(saf)

Berita terkini

Peran Bidan Dalam Mensukseskan Program KB Sangat Vital

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Kunker ke Inhu, ini yang Dilakukannya

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Seluruh Kepala OPD Dikumpulkan Gubri, Ada Apa?

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

Imam Istiqlal Datang ke Istana, Isu Reshuffle Muncul

Jumat, 07 April 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Rohil Tahun ini Fokus Bayar Hutang

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Sebut Dishub Pekanbaru Lemah, ini Alasannya

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lusa, Iriana Jokowi Berkunjung ke Riau

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dapat Nilai B dari Menpan, Gubri Serahkan LKj-IP

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Penyelesaian RTRW Riau Tunggu KPK RI

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Kegiatan Presiden Jokowi Sebelum Bertolak ke Batam

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Wardan Resmikan Program DMIJ Kecamatan Tempuling

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Penyusunan LKPD Pekanbaru Rampung

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+