Selasa, 08 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

BI - Bank Riau Kepri MOU Kas Keliling Untuk Masyarakat Pulau Terpencil dan Terluar.

Direktur Operasional Bank Riau Kepri, Denny M. Akbar dan Kepala Bank Indonesia Wilayah Kepri, Gusti Raizal Eka Putra menandatangani MoU Pilot Project BIdalam pelayanan Kas Keliling untuk Masyarakat Pulau Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) di Wilayah Kepulauan Riau, disaksikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, DR. H. Nurdin Basirun S. Sos, M.Si diPelabuhan Beton Batu Ampar Batam pada, Selasa 8 Agustus 2017

Riaupunya.com -- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepri kembali menggandeng Bank Riau Kepri dalam pelayanan Kas Keliling untuk Masyarakat Pulau Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) di Wilayah Kepulauan Riau pada Pilot Project BI Jangkau sejalan dengan semangat pemerintah ikut menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat pulau-pulau terpencil dan terluar.

Dalam acara Pelepasan KRI Teluk Sabang 544 dan Tim Ekspedisi Layanan Kas Keliling, Edukasi Publik, dan PSBI ke Pulau Terdepan, Terpencil, Tertinggal (3T) serta penandatanganan MoU Pilot Project BI Jangkau diPelabuhan Beton Batu Ampar Batam pada Selasa 8 Agustus 2017, yang dihadiri oleh Gubernur Kepri, DR. H. Nurdin Basirun S.Sos,M.Si.

Kembali BI Perwakilan Provinsi Kepri menggandeng Bank Riau Kepri dalam mendistribusikan uang dan layanan penukaran uang rupiah untuk masyakat pulau terluar, terpencil dan tertinggal (Pulau Jemaja, Tarempa, Sekatung/Laut, Natuna dan Subi) yang mana tertuang dalam sebuah MoU yang ditandatangani oleh Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putra dan dari pihak Bank Riau Kepri ditandatangani oleh Direktur Operasional, Denny M. Akbar yang disaksikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, DR. H. Nurdin Basirun S. Sos, M.Si. Sebelumnya BI Perwakilan Provinsi telah melakukan kerjasama dengan Bank Riau Kepri terkait kas titipan untuk wilayah Ranai Natuna.

Dalam sambutannya pada acara tersebut kepala BI Perwakilan Kepri mengatakan sesuai dengan amanat UU No.7 tahun 2011 bahwa setiap pelaksanaan kegiatan transaksi diwilayah NKRI wajib menggunakan mata uang rupiah, namun bagaimana dengan saudara-saudara kita di pulau terluar dan terdepan tentu Bank Indonesia tidak selalu ada disana untuk itu dalam hal ini BI Perwakilan Kepri butuh dukungan dan kerjasama TNI AL dan menggandeng Bank Riau Kepri dalam rangka meningkatkan pelayanan, mendistribusikan uang dan edukasi kepada masyarakat pulau terluar tersebut.

"kita tidak ingin dalam wilayah NKRI berdaulat mata uang yang beredar adalah mata uang negara lain, pengalaman lepasnya pulau sipadan dan ligitan ke negara lain ternyata salah satunya karena mata uang yang di belanjakan masyarakat tersebut menggunakan mata uang ringgit, kita tidak mau hal seperti ini terjadi lagi" pungkasnya.

DanLantanal IV TNI AL Laksmana Pertama Ribut Eko Prasetyo,SE.MMdalam sambutannya mengatakan pada hakekatnya kegiatan ini dapat mensukseskan kebijakan pemerintah khususnya bidang pemerataan pembangunan program ini selaras dengan tugas pokok TNI AL seperti yang tercantum UU NO.34 tahun 2004 tentang TNI.

Selanjutnya dalam sambutannya Gubernur Kepulauan Riau mengatakan "Kepri ini merupakan beranda terdepan keutuhan ekonomi dan kedaulatan NKRI, kami atas nama Pemerintah Provinsi Kepri mengucapkan terimakasih atas kerjasama BI dan TNI AL serta Bank Riau Kepri dalam mendistribusikan uang rupiah dan layanan penukaran uang kepada masyarakat di pulau-pulau terluar dan terpencil semoga hal ini dapat meningkatkan pemahamam masyarakat terhadap mata uang rupiah serta meningkatkan ekonomi masyarakat"

Pada kegiatan ini BI Perwakilan Prov. Kepri juga memberikan bantuan sosial berupa mesin Genset untuk masyarakat pulau-pulau terluar yang dikunjungi oleh KRI Teluk Sabang 544 nantinya.

Turut hadir pada acara ini DanGuskamla Mabar Laksamana Pertama Bambang Irwanto, Perwakilan Mabes TNI AL Kolonel Laut Suwito, DanLanal Batam Kolonel Laut Ivong Wicaksono Wibowo, Komandan KRI Teluk Sabang 544 Mayor Laut Sigit Pujiman dan Kepala Divisi PGUK BI Hestu Wibowo perwakilan Polda Kepri Kompol Kristian. (rls)

Berita terkini

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Resmikan Jaringan Irigasi, Ketua MPR Harap Petani Makmur

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Perkuat Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Satpol PP Pekanbaru Turunkan 79 Benner "Kadaluarsa"

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rekrut Naker tak Melapor, Disnakertrans Dumai Panggil PT. ESM

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Waspada! Bendung Katulampa Siaga II

Rabu, 15 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sukseskan Gerakan 1000 Pohon, UR Gandeng Empat Mitra

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dishub Akui Pelayanan TMP Belum Maksimal

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Doa Menkominfo Untuk Kelancaran Peluncuran Satelit Telkom 3S

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial