Sabtu, 13 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Alumni UMRI Harus Mampu Jaga Nama Baik Almamater

Riaupunya.com -- Perguruan tinggi Muhammadiyah tidak sekedar memberikan ijazah dengan basis pengetahuan. Tapi juga dengan skill competent. Di antaranya enterpreneurship. Tapi hal itu tidak cukup. Karena kompetensi yang tak bisa dilupakan adalah karakter yang baik. Dimana di dalam Muhammadiyah dipelajari lewat materi Al Islam Kemuhammadiyahan.

"Lulusan UMRI harus punya ciri yang khas. Artinya, tidak sama dengan lulusan perguruan tinggi lainnya. Dan UMRI memiliki apa yang bisa menjadikan itu, karena perguruan tinggi dibawah organisasi Muhammadiyah, memiliki kelebihan yakni secara otomatis menjadi anggota Muhammadiyah, yang dimanapun berada, bisa saling mendukung dan membantu," Kata Majelis Dikti dan Litbang pimpinan pusat Muhammadiyah prof Lincolin Arsyad dalam Sidang terbuka, Senat Universitas Muhammadiyah Riau, dalam rangka Wisuda Sarjana dan Diploma III Ke XII, untuk Periode Kedua tahun ajaran 2016-2017, Sabtu 13 Mei 2017 dikampus II UMRI.

Dia juga menambahkan bahwa untuk UMRI memiliki perkembangan yang begitu cepat, salah satunya dapat dilihat dari jumlah alumni yang diluluskan pada kurun waktu 4 tahun terakhir yang jumlahnya meningkat mencapai 4 kali lipat. Dan ini tentu juga dibarengi dengan peningkatan jumlah mahasiswa, UMRI sudah cukup mapan.

"Karena itu, kita tidak hanya ingin UMRI dikatakan sebagai universitas jago kandang, kita terus mendorong UMRI untuk bisa membangun kerjasama dengan universitas diluar negeri, dengan telah membawa rektornya berkunjung ke Universitas di luar negeri, UMRI jangan menjadi Perguruan Tinggi ditingkat lokal saja, tapi bisa juga go internasional," ungkapnya.

Lincolin juga mengingatkan bahwa Alumni UMRI dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat harus mampu menunjukkan jati diri sebagai warga Muhammadiyah yang baik, hal itu dapat ditunjukkan dalam tata krama setiap hari.

"Alumni sejatinya adalah warga Muhammadiyah, karena itu ditengah masyarakat harus mampu memposisikan diri sebagai warga Muhammadiyah sejati," pungkasnya.

sementara, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau, Wan Abu Bakar MSi menilai, UMRI sudah bergerak maju. Bahkan, semua proses belajar mengajarnya pun berjalan dengan baik.

"Kalau proses belajarnya sudah baik, tentu UMRI bisa menghasilkan sarjana-sarjana yang berkualitas sebagai calon pemimpin bangsa kedepan," kata mantan Gubernur Riau ini. (lan)

Berita terkini

Fakultas Teknik Universitas Asahan Kunjungi Fakultas Teknik UIR

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Komitmen UR Terhadap Pemeliharaan Lahan Gambut Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

SMPN 30 Pekanbaru Optimis Raih Akreditasi A

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UKK SMK MUTU, Algafar: Dua Jurusan Dipercepat

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

76 Orang ASN UR Ikuti Tes Promosi Jabatan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Anak Tukang Becak Ini Jadi Mahasiswa ITB dengan IPK 4,0

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Peringkat ke-8 Versi “Webometrics”

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

66 Orang Dosen UIR Telah Bergelar Doktor

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri: Perguruan Tinggi Ikut Andil Bangun Daerah

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+