Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pekanbaru Kembali Terancam Dikepung Sampah, ini Penyebabnya

Riaupunya.com -- Keinginan Pemko Pekanbaru untuk menciptakan kota Pekanbaru yang bebas sampah hanyalah ucapan di mulut saja, pasalnya Pemerintah kota Pekanbaru tidak berkomitment untuk mensejahterakan pasukan kuning.

Terhitung hari ini, Rabu 1 Maret 2017, sudah masuk dua bulan gaji 1200 tenaga harian lepas Pemko Pekanbaru belum mencicipi hasil cucuran keringat mereka yang bekerja siang dan malam untuk membuat kota Pekanbaru terbebas dari tumpukan sampah.

Dampaknya, kinerja para pasukan kuning mulai kendor, jika sebelumnya tepat pukul 08.00 WIB seluruh sampah di pinggir jalan protokol sudah disisir habis. Tapi sekarang jam sudah menunjukkan pukul sembilan sampah-sampah masih berserakan di pinggir jalan menunggu petugas pengangkut datang.

"Gemana lagi dek, kita harus cari kerja sampingan, untuk mencari nafkah, jika bergantung pada gaji pasukan kuning saja kita bisa mati," ungkap Surati pasukan kuning yang ditemui wartawan di Jalan Tuanku Tambusai kota Pekanbaru.

Hal senada juga diungkapkan Dedi seorang petugas DLHK, dia mengatakan kekecewaanya kepada Pemerintah kota Pekanbaru, pihaknya telah sangat optimal dalam bekerja tapi kenapa Pemerintah kota tidak serius dalam membayar gaji pasukan kuning.

"Katanya mau bersih, tapi kenapa gaji kami tidak dibayar-bayar juga, jika seperti ini terus kami akan melakukan mogok kerja," pungkasnya.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemko Pekanbaru, Zulfikri membenarkan bahwa THLnya hingga saat ini belum menerima gaji sama sekali.

"Ya, sudah dua bulan THL kami tidak gajian," paparnya.

Ditanya upaya Dinas untuk memperjuangkan nasib pasukan kuning, Zulfikri menjelaskan pihaknya telah sangat maksimal memperjuangkannya, permintaan pencairan gaji sudah diberikan kepada BPKAD Pemko Pekanbaru, namun tanpa hingga kini belum juga di proses.

"Kita sudah buat invoice pencairan gaji, tapi tiba di BPKAD invoice itu di tolak," singkatnya.

Ketika hal itu dipertanyakan kepada Plt BPKAD kota Pekanbaru, Alek Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk memproses seluruh permintaan pencairan dengan catatan semua persyaratan lengkap.

"Jika belum diprosea juga mungkin ada syarat yang kurang lengkap di serahkan oleh pihak DLHK," tutupnya.


Sumber: Riauterkini.com

Berita terkini

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gepeng dan Anak Punk Masih Menjadi PR Pemko Pekanbaru

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Bengkalis Tidak Bisa Cabut Izin PT RRL, Ini Alasanya

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Gubri Jadi Korwil Sumatera

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+