Minggu, 13 Oktober 2024 - 12:55:09 WIB

Oleh: DR. Muh Rizki, S.H.,M.H*

Pilkada dan Pemimpin Berintegritas

DR. Muh Rizki, S.H.,M.H

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, menjadi momen penting bagi masyarakat dalam menentukan pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerahnya. Para kandidat berlomba-lomba memperkenalkan diri dan menyampaikan program kerja melalui kampanye yang masif.

Namun, bagi masyarakat, janji-janji kampanye sering kali tidak cukup untuk membangun kepercayaan. Mereka membutuhkan bukti nyata dan integritas yang dapat dijadikan tolok ukur dalam memilih pemimpin yang amanah.

Masyarakat menginginkan seorang pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara dan membuat janji manis, tetapi juga mampu memberikan bukti nyata dari hasil kerjanya. Kepercayaan tidak hanya dibangun dari pidato kampanye, melainkan dari integritas serta komitmen yang ditunjukkan dalam tindakan nyata.

Seorang pemimpin yang memiliki moralitas dan integritas yang kuat akan senantiasa menjalankan amanah yang diberikan dengan tanggung jawab, baik sebelum maupun sesudah menjabat.

Dalam konteks ini, pemikiran Emile Durkheim tentang moralitas dalam masyarakat menjadi relevan. Durkheim berpendapat bahwa moralitas muncul dari interaksi sosial dan norma bersama yang dipegang oleh masyarakat.

Moralitas bukan hanya berhubungan dengan individu, tetapi juga struktur sosial yang lebih luas. Harapan masyarakat terhadap pemimpin dalam Pilkada kali ini adalah sosok yang mampu menjaga kohesi sosial dengan menjalankan tugasnya berdasarkan nilai-nilai moral yang tinggi.

Masyarakat merindukan pemimpin yang dapat membawa manfaat bagi semua golongan, bukan hanya bagi kelompok pendukungnya. Harapannya, Pilkada kali ini mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya berpihak pada kelompok tertentu, melainkan yang benar-benar membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memilih dengan hati nurani yang didasari moralitas, tanpa dipengaruhi oleh unsur-unsur lain yang mengesampingkan kepentingan bersama.

Penulis: Dosen dan Pengajar Ponpes Hamzah Yunus

Berita terkini

Oleh : Abdul Wahid*

Menakar Pasangan Bacalon Gubri

Minggu, 15 September 2024 - 05:28:35 WIB
Catatan Zulmansyah Sekedang

KLB PWI: HCB Harga Mati!

Jumat, 16 Agustus 2024 - 08:38:58 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

Bijak MEMILIH di PILKADA Serentak

Sabtu, 27 Juli 2024 - 14:35:16 WIB
Oleh : Abdul Wahid *

PUASA “SATU RASA” RAMADAN

Sabtu, 02 Maret 2024 - 23:38:08 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

MEMILIH TAKDIR

Minggu, 04 Februari 2024 - 22:45:48 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

Menjaga DEMOKRASI Mencintai NKRI

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:40:36 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

DEBAT yang DIPERDEBATKAN

Senin, 25 Desember 2023 - 23:10:30 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

30 September 65

Sabtu, 30 September 2023 - 09:05:21 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

"Simalakama" SK P3K

Selasa, 29 Agustus 2023 - 06:10:35 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

KEMERDEKAAN

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 05:00:53 WIB
Oleh : Dr.H.Bagus Santoso

Bengkalis Negeri Jelapang Padi

Minggu, 30 Juli 2023 - 11:05:50 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

Mengulas Curhatan Jemaah Haji 1444 H

Jumat, 28 Juli 2023 - 06:20:21 WIB

Tahniah Hari jadi Bengkalis

Selasa, 25 Juli 2023 - 15:47:05 WIB

Prospek Wisata Hutan Mangrove di Pulau Rupat

Jumat, 21 Juli 2023 - 13:49:34 WIB
Oleh : Abdul Wahid*

KOMPETISI

Minggu, 04 Juni 2023 - 17:40:58 WIB
Oleh : Abdul Wahid

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Minggu, 30 April 2023 - 12:30:10 WIB
Oleh : Abdul Wahid

SYAWAL Meningkat atau Menurun

Kamis, 20 April 2023 - 10:15:06 WIB
Oleh: Abdul Wahid*

LAILATUL QADAR

Senin, 17 April 2023 - 07:00:33 WIB
Oleh: Abdul Wahid

Tarawih

Sabtu, 01 April 2023 - 23:30:15 WIB
Oleh : H Abdul Kudus Zaini

Mata Adalah Pelopor Syahwat

Rabu, 29 Maret 2023 - 10:41:22 WIB
Catatan H. Abdul Wahid M. IKom

Maroko di Pusaran Bola Dunia

Senin, 12 Desember 2022 - 07:50:12 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+