Menembak Tambah 1 Medali Emas dan 1 Perak Riau di Popnas XVI
Atlet menembak Riau Athallah Ahza (tengah) Muhammad Ziah Wildan Al Rizdiaza dan Satrio Apriandono foto bersama usai bertanding pada Popans XVI/2023 di venue menembak Jakabaring Sport City, Palembang, Rabu 30 Agustus 2023.
PEKANBARU, Riaupunya.com -- Kontingen Riau menambah perolehan medali di Popnas XVI/2023 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu 30 Agustus 2023 hari ini. Dengan sumbangan emas dari menembak ini, Riau sementara mengoleksi 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Dua medali yakni emas dan perak hari ini dipersembahkan atlet menembak Riau dari venue menembak Jakabaring Sport City, Palembang. Medali emas dipersembahkan Athallah Ahza di kelas A individual 10 meter air rifle men.
Attalah meraih poin tertinggi yakni 618 poin. Ia unggul atas atlet Kalimantan Tengah Anang Febrian yang meraih 617 poin dan petembak Kalimantan Timur Paskalis Steven yang meraih 615 poin.
Athallah merupakan salah satu andalan Riau di menembak.
Selama ini latihan di Senayan, Jakarta bersama klub India. "Alhamdulillah dapat emas dan perak," kata Athallah Ahza, Rabu 30 Agustus 2023.
Ya, selain emas, Attalah juga mempersembahkan perak saat turun di nomor beregu 10 m air rifle man bersama Muhammad Ziah Wildan Al Rizdiaza dan Satrio Apriandono.
Pada nomor ini, beregu Jabar meraih emas dengan poin 1.815. Sedangkan Riau meraih poin 1.814 dan beregu dari Babel dengan 1.791 poin.
Athallah mengaku ada sedikit kesalahan saat tampil di nomor beregu ini, padahal targetnya meraih emas di nomor ini. "Kalau tanding itu, musuh terbesar kita itu diri kita sendiri," katanya.
Sementara, Muhammad Ziah Wildan Al Rizdiaza mengaku tidak kecewa dengan raihan perak. Sebab pertandingan sudah selesai dan hasil harus diterima. "Nggak ada kecewa. Mau gimana lagi," ujarnya.
Pelatih menembak Riau, Donny juga bersyukur atas raihan emas dan perak tersebut. Meski dari awal pihaknya sudah menargetkan emas. "Meleset itu di beregu. Itu target emas. Ini selisih 1 poin dengan lawan yang meraih emas," katanya.
Ia menduga lokasi pertandingan yang panas membuat konsentrasi pemain berkurang. Sehingga siapa yang sabar, dialah yang menang. "Peluang kita masih ada di nomor lainnya. Semoga emas," ujarnya.**































































