Selasa, 15 September 2020 - 13:05:24 WIB

Intesif Tenaga Medis tak Kunjung Dibayar, Gubernur Minta Segera Dilunasi

Gubernur Riau Syamsuar

Riaupunya.com -- Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menegaskan dirinya telah menginstruksikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera menyelesaikan pembayaran insentif para tenaga medis yang bertugas dalam penanganan covid-19.

"Insentif tenaga medis tadi, (dalam rapat, red) yang mana belum bayar, saya minta untuk dibayar secepatnya. Saya tadi sudah minta ke Ibu Mimi (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau), termasuk Direktur RSUD Arifin Achmad (dr. Nuzelly Husnedi) untuk membayarkan secepatnya," kata Gubri Selasa 15 September 2020.


"Sebenarnya sudah ada yang dibayar, tetapi ada juga yang belum dibayar, tadi kami sudah minta penegasan, kebetulan tadi juga hadir BPKP dan ada inspektorat juga. Maka kita minta itu untuk segera dibayarkan," tambahnya.

Sebelumnya, terkait Insentif Tenaga Medis, Dirut RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, dr. Nuzelly mengatakan bahwa Pemprov Riau telah melakukan pembayaran untuk untuk Maret, April, dan sebagian bulan Mei 2020 dengan anggaran yang tersedia pada tahap pertama.

Ungkapnya, untuk pembayaran selanjutnya akan dibayarkan melalui anggaran BTT yang sudah diajukan. Di mana, mekanismenya memerlukan verifikasi terlebih dahulu dari Aparat Pengawas Intern Pemeritah (APIP) di Inspektorat.

"Jumlah yang kami ajukan adalah sebesar perkiraan kebutuhan insentif Covid-19 di RSUD Arifin Ahmad sampai bulan Desember 2020, maksudnya kalau besok sudah disetujui oleh APIP, maka kami bisa lancar membayarnya sampai akhir tahun nanti," tuturnya.

Terkait penanganan Covid yang belakangan semakin marak, Gubernur Riau, telah melakukan rapat evaluasi di wilayah setempat.Dalam rapat evaluasi, salah satu yang dibahas adalah tentang isolasi mandiri bagi pasien positif Covid-19.

"Kami ingin melakukan evaluasi terhadap kondisi yang sekarang dan langkah-langkah kedepan, terutama berhadapan dengan pasien isolasi mandiri yang cukup tinggi," kata Syamsuar.

Merujuk dengan peningkatan kasus yang terjadi di Kota Pekanbaru, orang nomor satu di Riau tersebut menginginkan agar pasien konfirmasi positif covid-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala, dilakukan lisolasi terpusat di tempat - tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.

"Karena jumlah pasien isolasi mandiri di Kota Pekanbaru sangat tinggi. Kalau menurut keterangan berdasarkan Menkes,14 hari mereka sudah di kategorikan sehat. Namun demikian, karena mereka banyak berada di tempat isolasi mandiri yang juga sulit termonitor, kami tadi mengarahkan mereka untuk ditempatkan di satu tempat agar memudahkan perawatan dan pengawasan," kata Gubri.

Untuk diketahui, saat ini ada sejumlah lokasi yang telah disiapka oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien positif covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan.

Di Kota Pekanbaru saja, ada tiga lokasi yang sementara ini sudah disiapkan dan bisa langsung ditempati, yakni Rusunawa Rejosari, Balai Diklat BPSDM Provinsi Riau, dan Bapelkes Provinsi Riau.

Selain itu, masih ada sejumlah tempat lain yang nantinya juga dapat digunakan sebagai tempat isolasi mandiri, yakni Balai Latihan Koperasi Provinsi Riau, Gedung Embarkasi Asrama Haji Provinsi Riau. (nan)

Berita terkini

Pakai Sabu, Pecatan Polisi Diringkus Polres Bengkalis

Selasa, 08 September 2020 - 15:32:26 WIB

Sejak Agustus 2020, Pemkab Bengkalis Tangani 11 Kasus Bencana 

Selasa, 08 September 2020 - 15:09:01 WIB
Pandemi Covid-19

DPD RI Dorong Pengembangan Pangan Lokal

Rabu, 29 Juli 2020 - 22:19:37 WIB

46 Pelaku Usaha Ajukan Proposal Protokol Kesehatan

Senin, 22 Juni 2020 - 15:30:10 WIB

Media Center dan Pusdalops PB Jadi Pusat Data Covid-19

Selasa, 12 Mei 2020 - 09:50:32 WIB

Unri Terus Cegah Penyebaran Pandemi Covid-19

Senin, 20 April 2020 - 12:45:25 WIB

Relawan Edukasi Corona Unilak Bergerak Ke Masyarakat

Rabu, 01 April 2020 - 16:25:04 WIB

Muhammadiyah Riau Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19

Rabu, 01 April 2020 - 07:55:06 WIB

Cegah Covid-19, FPK Riau Semprot 100 Rumah Ibadah

Senin, 30 Maret 2020 - 14:55:57 WIB
Hadapi Corona

KLHK Beli Hasil Usaha Petani Hutan

Jumat, 27 Maret 2020 - 17:25:43 WIB

Dari Mayasia, 81 Warga Bengkalis Dikarantina

Senin, 23 Maret 2020 - 15:05:02 WIB

Asap Karhutla, Alumni Unri Gugat Presiden

Rabu, 11 September 2019 - 06:40:39 WIB

PWPM Riau : Pemerintah Jangan Main-main Soal Asap

Selasa, 06 Agustus 2019 - 11:40:58 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Religi