Kamis, 08 Oktober 2026 - 11:35:18 WIB

Galodo Terjang Solok, Mahasiswa UMRI Bergerak: 29 Pelajar Dapat Bantuan Pendidikan

SOLOK – Bencana banjir dan galodo yang melanda Kabupaten Solok, Sumatra Barat, tak menyurutkan kepedulian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Sebanyak empat mahasiswa Fakultas Studi Islam (FSI) UMRI turun langsung ke lokasi bencana untuk membantu warga, dengan perhatian khusus kepada anak-anak sekolah yang terdampak.

Aksi kemanusiaan tersebut digerakkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FSI UMRI bersama sejumlah organisasi mahasiswa di lingkungan FSI UMRI. Para mahasiswa juga merupakan kader Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Djazman Al Kindi UMRI.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menggandeng Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatra Barat, PK IMM Djazman Al Kindi, serta LAZISMU Kota Padang.

Bantuan yang disalurkan bukan sekadar kebutuhan logistik. Setelah melakukan observasi dahn pendataan langsung di lokasi, para mahasiswa memutuskan memprioritaskan bantuan untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak bencana.

Sebelum berangkat ke Sumatra Barat, mahasiswa terlebih dahulu melakukan penggalangan dana di lingkungan Kampus UMRI dan sejumlah titik jalan di Kota Pekanbaru. Mereka juga menghimpun pakaian layak pakai serta berbagai kebutuhan lainnya.

Rombongan berangkat dari Pekanbaru pada Jumat dan tiba di Posko MDMC Sumatra Barat sekitar pukul 24.00 WIB. Setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, para relawan langsung bergerak menuju lokasi terdampak untuk melihat kondisi warga sekaligus memetakan kebutuhan yang paling mendesak.

Gubernur FSI UMRI sekaligus kader PK IMM Djazman Al Kindi, Dheo Yudha, mengatakan hasil observasi menunjukkan bantuan logistik secara umum sudah cukup banyak diterima masyarakat dari berbagai pihak.

“Kondisi pemulihan saat ini sudah sekitar 80 persen dan logistik juga sudah banyak tersedia, baik dari pemerintah, lembaga, maupun berbagai pihak lainnya. Karena itu, kami yang datang sebagai relawan melakukan observasi terlebih dahulu untuk melihat kebutuhan yang paling mendesak. Dari hasil observasi tersebut, kami memfokuskan bantuan kepada anak-anak sekolah yang terdampak,” ujar Dheo.

Hasil pendataan di lapangan menunjukkan sebanyak 29 anak menjadi penerima bantuan pendidikan. Sementara itu, jumlah keluarga terdampak di lokasi tersebut tercatat sebanyak 54 kepala keluarga (KK).

Bantuan yang diberikan meliputi seragam sekolah, sepatu, perlengkapan sekolah, air mineral, pakaian layak pakai, serta sejumlah kebutuhan lainnya.

Bagi mahasiswa UMRI, bantuan tersebut bukan hanya untuk meringankan beban keluarga terdampak, tetapi juga memastikan anak-anak tetap memiliki perlengkapan yang dibutuhkan untuk kembali mengikuti aktivitas pendidikan di tengah proses pemulihan pascabencana.

Tak berhenti pada bantuan material, mahasiswa juga menggelar trauma healing bagi anak-anak terdampak. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan psikologis agar anak-anak dapat perlahan bangkit setelah menghadapi situasi bencana.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa selingkung FSI UMRI, yakni BEM FSI UMRI, Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah, Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), PK IMM Djazman Al Kindi, serta Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI).

Dheo mengapresiasi dukungan Fakultas Studi Islam UMRI yang menyediakan kendaraan fakultas untuk mendukung mobilitas relawan menuju lokasi bencana.

“Alhamdulillah, kami mendapat dukungan dari fakultas berupa kendaraan untuk transportasi ke lokasi bencana. Terima kasih juga kepada LAZISMU Kota Pekanbaru yang telah membantu keberangkatan dan komunikasi dengan lembaga-lembaga yang ada di Sumatra Barat,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang terlibat dalam penggalangan dana serta para donatur yang ikut memberikan dukungan.

“Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang terlibat dalam proses penggalangan dana dan seluruh donatur yang telah memberikan sumbangan,” tuturnya.

Dheo berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak, terutama anak-anak yang sedang berupaya kembali menjalani aktivitas pendidikan setelah bencana.

“Semoga seluruh keringat, tenaga, waktu, dan materi yang diberikan dalam aksi kemanusiaan ini menjadi amal kebaikan dan dibalas oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya.

Aksi tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa UMRI dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui solidaritas kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat yang terdampak bencana. (muh)

Berita terkini

Rapat Koordinasi LLDIKTI Wilayah XVII di UMRI Berjalan Sukses

Selasa, 11 Februari 2025 - 13:00:53 WIB

UMRI Terima Beasiswa Bank Mega Syariah

Rabu, 05 Februari 2025 - 16:45:53 WIB

Pemkab Solok Silaturahmi ke UMRI, ini yang Dibahas

Jumat, 24 Januari 2025 - 15:20:35 WIB

Penerima Beasiswa Unilak Kunjungi SMAN 2 Siborongborong

Selasa, 21 Januari 2025 - 22:40:40 WIB

Mutasi dan Promosi, 31 Pejabat Struktural Umri Dilantik

Jumat, 17 Januari 2025 - 17:52:27 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+