Selasa, 22 September 2026 - 13:30:35 WIB

Wahyi Busyro Minta Anggaran UMRI Dimaksimalkan untuk Program Berdampak

PEKANBARU -- Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Wahyi Busyro, S.E., M.E.Sy., Ph.D., menekankan bahwa semua rencana kerja dan budget di lingkungan Unit Kerja Bidang III mesti direncanakan dengan baik, harus sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) UMRI, dan harus mampu menghasilkan hasil yang mendukung pencapaian target universitas.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja (Raker) Unit Bidang III UMRI yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, pada hari Selasa, 22 September 2026.

Rapat tersebut dihadiri oleh para pemimpin dan staff dari unit kerja yang berada di bawah koordinasi Bidang III, yang mencakup Biro Kemahasiswaan (Bimawa), UPT Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), UPT Kewirausahaan, Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan (KUIK), serta Kantor Humas, Keprotokolan, dan Hukum (Kamasprokum). Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UMRI.

Dengan mengangkat fokus utama pada sinkronisasi antara rencana kerja dan anggaran untuk Tahun Akademik 2026/2027, Raker berfungsi sebagai platform untuk memastikan setiap unit memiliki program yang berorientasi jelas, indikator yang pasti, serta pembagian anggaran yang dapat menghasilkan pencapaian yang memenuhi target Renstra UMRI.

“Program yang ditargetkan harus sejalan dengan Renstra UMRI. Anggaran yang diberikan seharusnya bisa menghasilkan hasil yang sesuai dengan Renstra. Oleh karena itu, anggaran harus dioptimalkan melalui program-program unggulan yang memberikan dampak signifikan untuk universitas,” tegas Wahyi.

Ia mengatakan, sinkronisasi menjadi penting agar program antarunit tidak berjalan secara parsial. Setiap unit harus memahami kontribusi masing-masing terhadap target universitas, terutama dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) UMRI menuju Unggul pada 2027.

Wahyi memetakan fokus strategis masing-masing unit. Bimawa diarahkan pada peningkatan prestasi mahasiswa, Kamasprokum memperkuat branding kampus dan publikasi, PMB fokus meningkatkan penerimaan mahasiswa baru, KUIK memperluas kemitraan dan internasionalisasi, sementara UPT Kewirausahaan diarahkan pada pengembangan keterampilan dan kemampuan kewirausahaan mahasiswa.

“Semua unit memiliki target masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana target tersebut disusun dalam program yang terukur, didukung anggaran yang tepat, dan memberikan output yang dapat berkontribusi terhadap target universitas,” jelasnya.

Selain program dan anggaran, Wahyi juga menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian penting dari penguatan kinerja Unit Bidang III. Menurutnya, program yang baik harus ditopang oleh SDM yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk melaksanakannya secara optimal.

Raker juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Pengisian E-Budgeting UMRI yang menghadirkan narasumber dari LPP UMRI, Dr. Ranti Darwin, S.E., M.E.

Ranti menjelaskan bahwa penyusunan Rencana Anggaran dan Belanja Perguruan Tinggi (RABP) UMRI melalui E-Budgeting telah memiliki timeline yang ditetapkan. Karena itu, seluruh unit kerja diminta mengikuti tahapan dan jadwal yang telah ditentukan.

Ia juga mengingatkan agar baseline capaian disesuaikan dengan target program, sehingga terdapat keterkaitan antara kondisi awal, program yang direncanakan, target yang hendak dicapai, hingga anggaran yang dibutuhkan.

“Seluruh kegiatan harus menyesuaikan dengan indikator yang telah ditetapkan berdasarkan Renstra UMRI. Dengan demikian, penyusunan program dan anggaran memiliki arah yang jelas dan dapat diukur capaiannya,” terang Ranti.

Sementara itu, Kepala Kamasprokum UMRI, M. Anwar Siregar, S.H., mengapresiasi pelaksanaan Raker Unit Bidang III. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang penting untuk menyatukan arah dan menyinkronkan program antarunit.

“Raker ini menjadi acuan dalam menyusun dan menyinkronkan program, khususnya di lingkungan Unit Bidang III. Kami mengapresiasi kebijakan Wakil Rektor III yang menggagas pelaksanaan Raker ini. Sepanjang yang kami ikuti, kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan setelah beliau menjabat,” ujarnya.

Melalui Raker tersebut, seluruh unit kerja Bidang III diharapkan mampu menghasilkan program prioritas yang lebih terarah, anggaran yang lebih efektif, serta output yang terukur dan selaras dengan Renstra UMRI.

Sinkronisasi program, ketepatan anggaran, dan capaian output menjadi bagian penting dari langkah UMRI

memperkuat kinerja kelembagaan menuju target AIPT Unggul 2027. (muh)

Berita terkini

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+