Senin, 22 Juni 2026 - 10:10:41 WIB

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur 

PEKANBARU -- Mutmainah tampak sangat fokus memperhatikan instruktur yang ahli dalam menciptakan media tanam jamur tiram (baglog). Pada siang hari di pertengahan Juni 2026, Mutmainah dan beberapa anggota kelompok pembudidaya jamur tiram UMKM Seroja, yang berasal dari Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung, Kampar mendapatkan kesempatan untuk mempelajari cara membuat media tanam secara mandiri serta teknik pengelolaan budidaya jamur tiram di Rumah Jamur Bertuah, Pekanbaru.

Mereka tidak hanya belajar tentang cara membuat baglog, tetapi juga memperoleh informasi mengenai pengolahan bahan baku yang memenuhi standar. Mereka memahami metode pencampuran media tanam serta bagaimana cara mengemas baglog agar tetap kuat.

Para pelaku ekonomi desa ini menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi kegiatan benchmarking dan pelatihan intensif mengenai pembuatan baglog secara mandiri. Pelatihan tersebut sangat bernilai bagi kelompok UMKM Seroja.

Alasan utamanya adalah, kemampuan untuk mencetak baglog secara mandiri dapat mengurangi biaya produksi yang sebelumnya sangat bergantung pada pasokan dari pasar, sehingga meningkatkan efisiensi usaha, dan mengoptimalkan kualitas hasil panen secara berkelanjutan.

Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menguasai sistem pengaturan suhu, kelembapan, dan sanitasi di rumah jamur untuk mendukung pertumbuhan miselium jamur tiram dengan optimal. Mereka juga berusaha untuk meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi ciri-ciri jamur tiram yang sehat, bersih, dan memiliki hasil yang melimpah.

Pengalaman serta pengetahuan yang didapat tidak hanya menambah kapasitas dan kemandirian dalam produksi kelompok, tetapi juga membantu mengatasi masalah terkait aspek teknis operasional akibat keterbatasan pengetahuan yang ada.

Kelompok UMKM Seroja merasakan sendiri manfaat positif dari kegiatan tersebut. Pengetahuan baru, keterampilan teknis, dan pengalaman praktis yang didapat siap untuk langsung diaplikasikan di fasilitas budidaya di Desa Rimba Beringin. "Selama ini kami sering mengalami kesulitan dalam aspek teknis operasional karena keterbatasan pengetahuan.

Pelatihan ini memberikan kepada kami pemahaman mengenai teknik budidaya dan pengelolaan kumbung yang efisien. Ini tentu memberikan semangat dan motivasi bagi kami untuk meningkatkan produktivitas guna mendukung kemajuan ekonomi di desa kami,” ungkap Mutmainah.

Kegiatan benchmarking dan pelatihan intensif untuk pembuatan baglog mandiri bagi UMKM Seroja terlaksana berkat dukungan penuh dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan melalui Program Pemberdayaan UMKM, Pemuda, dan Perempuan. Inisiatif strategis ini dirancang untuk meningkatkan bisnis kelompok agar dapat tumbuh, mandiri, dan berkelanjutan.

"Melalui kegiatan benchmarking dan pelatihan ini, Kelompok Seroja kini lebih siap untuk mengembangkan pembudidayaan jamur tiram secara mandiri. Peningkatan kapasitas ini merupakan langkah konkret dari dukungan PHR kepada masyarakat dalam kemandirian usaha dan penguatan ekonomi desa," kata Iwan Ridwan Faizal, Manager CID PHR.

Pendampingan PHR terhadap Kelompok UMKM Seroja dilakukan secara bertahap dan konsisten. Program ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekosistem usaha yang berbasis pada potensi lokal di Bumi Lancang Kuning.

Kelompok Pembudidaya Jamur Tiram UMKM Seroja kini menjadi simbol harapan baru bagi masa depan ekonomi warga Desa Rimba Beringin. Ini sekaligus menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang berupa strategi yang tepat, potensi lokal bisa menjadi pendorong ekonomi yang mandiri, bertumbuh, dan berkelanjutan.**

Berita terkini

Honda Care, Solusi Sepeda Motor Mogok

Minggu, 18 Mei 2025 - 18:50:37 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+