Rabu, 10 Juni 2026 - 05:58:10 WIB

Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026

Wabup Syafaruddin Poti Tegaskan Komitmen Rohul Hadapi Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

ROKAN HULU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Alam Karhutla, sebagai langkah memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Kantor Bupati Rohul, Selasa 9) 20@#

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, didampingi Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., S.H., M.H, Kepala Dinas Perhubungan Minarli, SP, Kepala Pelaksana BPBD Rokan Hulu Zulhendri, S.Sos., M.IP, unsur Satpol PP dan Damkar, para Danramil se-Rokan Hulu, para camat, Masyarakat Peduli Api (MPA), Satria Krisna Bonai Darussalam, perwakilan PT. SAI, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UPP dan Rokania serta berbagai unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh elemen menjadi faktor utama dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.
Menurutnya, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Riau termasuk Kabupaten Rokan Hulu berpotensi mengalami musim kemarau dengan puncaknya diperkirakan berlangsung pada periode Juni hingga Agustus 2026.

“Berdasarkan informasi BMKG, kita harus meningkatkan kewaspadaan karena puncak musim kemarau diprediksi terjadi antara bulan Juni sampai Agustus 2026. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini,” ujar Syafaruddin Poti.

Wabup juga mengungkapkan bahwa hingga 4 Juni 2026, Provinsi Riau tercatat memiliki 8.086 titik panas (hotspot) dengan luas area kebakaran mencapai 15.047 hektare. Meski demikian, Kabupaten Rokan Hulu masih menjadi daerah dengan tingkat kebakaran terendah di Provinsi Riau, dengan luas lahan terbakar sekitar 12,16 hektare.

“Kita patut bersyukur karena sampai saat ini Rokan Hulu masih menjadi daerah dengan angka kebakaran terendah di Riau. Namun kondisi ini tidak boleh membuat kita lengah. Justru harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syafaruddin Poti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi selama musim kemarau.

Ia meminta seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, perusahaan, relawan hingga masyarakat peduli api untuk terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan, patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat serta respon cepat apabila ditemukan titik api.

Melalui apel dan rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara seluruh pemangku kepentingan sehingga ancaman Karhutla dapat dicegah sejak dini dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan aman selama musim kemarau tahun 2026. (Diskominfo.)

Berita terkini

Pilgubri

Gubernur dan Bupati Belum Ajukan Cuti

Jumat, 05 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Walikota Firdaus Intruksikan OPD Kebut Kegiatan

Kamis, 05 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

Besok malam, Bupati Harris Dijadwal Buka Pelalawan Expo 2017

Kamis, 05 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

Asisten I Setdakab Inhil Buka Orientasi Keluarga Harmonis

Rabu, 27 September 2017 - 00:00:00 WIB

Terkait Defisit Anggaran, ini Kata Gubernur Riau

Rabu, 20 September 2017 - 00:00:00 WIB

Pimpin Upcara Peringatan HARHUBNAS 2017, ini Pesan Wagubri

Senin, 18 September 2017 - 00:00:00 WIB

Isu Mutasi Tahap II, Pejabat Hilang Kosentrasi Bekerja

Kamis, 14 September 2017 - 00:00:00 WIB

75 PPK OPD Rohul Ikuti Diklat Pengadaan Barang dan Jasa

Senin, 11 September 2017 - 00:00:00 WIB

Hasil Asessment di Inhu Belum Bisa Diumumkan, ini Alasannya

Senin, 11 September 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri dan BKD Membantah Bantah Beredarnya 3 Nama Pengisi OPD

Jumat, 08 September 2017 - 00:00:00 WIB

Pasca RI Kuasai Saham Freeport, ini Keinginan JK 

Senin, 28 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

168 ASN Kampar Terima Satyalancana Karya Satya

Kamis, 17 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+