Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:25:07 WIB

PT Agrinas Diduga Adu Domba Suku Melayu, Rantau Kasai Tegaskan Sikap

ROKAN HULU -- Persukuan Melayu Rantau Kasai (PMRK) menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk upaya adu domba yang diduga dilakukan oleh PT Agrinas Palma Nusantara terhadap sesama masyarakat adat Melayu, khususnya antara Melayu Rantau Kasai dengan Luhak Tambusai.

Sikap tersebut ditegaskan dalam pertemuan masyarakat adat yang digelar di Pintu Gerbang Simpang Torganda, Kecamatan Tambusai Utara, Sabtu 31 Januari 2026.

Pernyataan sikap itu disampaikan langsung oleh M. Jamil S., Dubalang Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Rantau Kasai, yang menegaskan bahwa Persukuan Melayu Rantau Kasai tetap mengakui berada di bawah naungan Luhak, namun menolak keras jika lembaga adat dijadikan alat untuk menguasai atau mengatur wilayah adat yang memiliki struktur, batas wilayah, dan pemerintahan adatnya sendiri.

“LKA Luhak itu adalah lembaga adat, bukan penguasa wilayah. Setiap wilayah adat punya hak, struktur, dan kedaulatannya masing-masing. Itu harus dihormati,” tegas M. Jamil.

Ia menambahkan, Persukuan Melayu Rantau Kasai secara tegas menolak segala aktivitas atau klaim yang mengatasnamakan PT Agrinas Palma Nusantara di atas wilayah adat mereka.

Menurutnya, dugaan keterlibatan korporasi dalam memecah belah persaudaraan adat Melayu merupakan tindakan yang sangat merugikan dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal.

Sekitar 5.000 anak kemenakan Melayu Rantau Kasai bersama para datuk adat dan tokoh masyarakat hadir menyuarakan satu sikap bersama, yakni menjaga persatuan masyarakat adat Melayu Riau dan menolak segala bentuk provokasi.

“Hak ulayat kami seluas 11.000 hektare adalah harga mati. Tidak bisa ditawar, tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun,” ujar Tomy Brian, selaku Pagar Nogoi anak kemenakan Melayu Rantau Kasai.

Masyarakat adat juga menilai bahwa aktivitas perusahaan tersebut telah berdampak terhadap kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Rokan Hulu dan Provinsi Riau secara umum, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

Di sisi lain, Persukuan Melayu Rantau Kasai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang dinilai telah bertindak profesional, presisi, dan tidak berpihak kepada kepentingan mana pun.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kapolsek Tambusai Utara, Kapolsek Tambusai, Kapolres Rokan Hulu beserta jajaran, hingga Kapolda Riau, yang dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan dan menjadi pengayom masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Polri yang telah menjaga kamtibmas secara adil dan profesional. Bravo Polri,” tutup pernyataan masyarakat adat.(rls/lim)

Berita terkini

Rohul KLB DBD, Petugas Dinkes Tetap Bekerja di Hari Libur

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+