Selasa, 09 Desember 2025 - 15:49:50 WIB

Dituntut Mundur Mayoritas Anggota, Berikut Dugaan Pelanggaran Ketua KSU Sumber Rezeki

KOTA LAMA (RiauPunya.com) -- Kisruh internal yang melanda KSU. Sumber Rezeki Kota Lama, Kunto Darussalam ibarat fenomena gunung es, yang tinggal menunggu waktu kapan akan meletusnya. Bukan tanpa alasan, sejak memegang kendali sebagai ketua sejak Tahun 2003, masalah nir transparansi acap kali terjadi di dalam kepengurusan KSU. Sumber Rezeki, baik dalam operasional bidang usaha, pun dalam Laporan Pertanggung Jawaban tiap tahun nya.

Tak ingin berlarut - larut berada dalam ketidakpastian, serta terkesan bertindak sebagai penguasa tunggal, beberapa perwakilan dari mayoritas anggota KSU. Sumber Rezeki, berinisiatif melakukan berbagai validasi lapangan, guna mengumpulkan seluruh bukti indikasi kuat keterlibatan Khairul Zaman dalam bentuk penyalahgunaan jabatan, mulai dari hilangnya dana kas, manipulasi LPJ di beberapa tahun anggaran, serta beragam bentuk transaksi diduga ilegal lainnya.

Ditemui media, Selasa 9 Desember 2025, salah seorang anggota senior di KSU untuk sementara namanya tidak ditulis di media. Koperasi Sumber Rezeki Kota Lama, turut merasakan keresahan yang dialami sebagian besar anggota yang berkisar lebih kurang 1.050 orang tersebut. Dirinya juga menyebutkan, telah memiliki beberapa validasi bukti pendukung yang diperoleh dari transaksi administrasi maupun kegiatan di lapangan.

"Beberapa bukti pendukung sudah ada, kami masih analisa terkait prosedur langkah menuju rapat anggota luar biasa untuk pergantian struktur kepengurusan," sebut sumber yang enggan dituliskan namanya.

Terkait prosedur yang di maksud lanjutnya, saat ini dirinya bersama beberapa perwakilan anggota lain, representasi mayoritas anggota KSU Sumber Rezeki telah melakukan validasi dari rangkaian dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Khairul Zaman.

"Ada beberapa dugaan pelanggaran yang telah kami analisa, mulai dari manajamen fee yang tak sesuai, pengalihan aset dari perusahaan, kwitansi terkait pengurusan kasus Umi Handayani, sampai dugaan korupsi dengan manipulasi data dalam LPJ sampai Tahun 2024 terakhir," terangnya.

Dari berbagai dugaan pelanggaran di atas, menurutnya, kemungkinan mosi tak percaya diharapkan keluar dari mayoritas anggota KSU Sumber Rezeki, dengan mekanisme AD/ART, sehingga mempercepat proses rapat anggota luar biasa nantinya.

"Kemarin sebetulnya sudah dilakukan, dengan aturan AD/ART terkait jumlah suara sah yakni 50% + 1, mayoritas anggota menolak RAT untuk LPJ Tahun 2024, dugaan manipulasi data pada saldo piutang yang tak dapat dipertanggung jawabkan penggunaan nya, dan masih banyak dugaan manipulasi data yang dilakukan, termasuk SHU anggota yang sampai sekarang masih jadi pertanyaan," terang dirinya lagi.

Ke depan, bersama kelompok anggota KSU Sumber Rezeki mencoba melakukan langkah prosedural administrasi melalui Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, lewat regulasi dalam diskopnakertrans, serta mempersiapkan surat aduan pada Bupati Anton, agar memberikan rekomendasi sampai terlaksana nya rapat anggota luar biasa.

"Tentunya kami berharap Bupati Anton melihat keresahan mayoritas anggota alami lewat surat aduan dan narasi publikasi yang berkembang, dan segera memberikan rekomendasi pembekuan struktur pengurus saat ini dengan pertimbangan berbagai aspek, sampai nanti terlaksana nya RALB pembentukan kepengurusan baru," pungkas nya.

Ketika hal ini coba dikonfirmasi kepada yang berlsngkutan, hingga berita ini tayang, belum bisa dihubungi. (Lim)

Berita terkini

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+