Selasa, 28 Oktober 2025 - 23:00:18 WIB

Songsong HPN 2026, Dialog Nasional SMSI : 'Media Baru vs UU ITE'

JAKARTA (RiauPunya.com) — Bagian dari rangkaian menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Dialog Nasional bertajuk “Media Baru vs UU ITE” di Kantor Pusat SMSI, Jalan Veteran II, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 28 Oktober 2025.Kegiatan inimenghadirkan para pakar hukum, praktisi media, dan pelaku konten digital untuk membahas tuntas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 1 Tahun 2024.

Acara yang berlangsung secara hybrid ini dibuka oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, yang menekankan pentingnya pemahaman hukum di era media digital. “Teman-teman media baru jangan sampai terperosok dalam pasal UU ITE. Mari kita pahami bersama agar bisa terus berkarya secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, literasi hukum dan etika digital menjadi kunci agar kebebasan berekspresi tetap berjalan berdampingan dengan tanggung jawab sosial.

Dialog menghadirkan narasumber lintas bidang, antara lain Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. (Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan RI dan Dewan Pembina SMSI) yang diwakili oleh Anang Supriatna, Dahlan Dahi (Anggota Dewan Pers dan CEO Tribun Network), Prof. Dr. Henri Subiakto, S.H., M.Si. (Guru Besar Universitas Airlangga dan pakar komunikasi politik), serta Rudi S. Kamri (konten kreator dan CEO Kanal Anak Bangsa TV). Diskusi dipandu oleh Mohammad Nasir, Dewan Pakar SMSI sekaligus mantan wartawan senior Harian Kompas.

Mewakili Jamintel Kejaksaan RI, Anang Supriatna menjelaskan bahwa revisi UU ITE tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan berekspresi, melainkan menata ruang digital agar lebih sehat dan beretika. Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya penyebaran konten negatif, tetapi juga maraknya berita bohong dan ujaran kebencian melalui media sosial.

“Berita hoaks dan ujaran kebencian bisa memicu konflik sosial dan merusak persatuan bangsa. Karena itu, literasi digital menjadi senjata utama bagi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

Anang menambahkan, penegakan hukum terhadap pelaku penyebar hoaks dilakukan secara selektif dan proporsional dengan memperhatikan konteks, motif, serta dampak sosial yang ditimbulkan.

Sementara itu, Dahlan Dahi mengingatkan pentingnya menjaga etika jurnalistik di tengah ledakan media baru. Menurutnya, siapa pun yang memproduksi berita, baik lewat portal maupun YouTube, wajib memegang prinsip verifikasi dan akurasi.

“Jangan lupakan kode etik. Semua produk informasi publik harus berlandaskan tanggung jawab, bukan sekadar mengejar viral,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Henri Subiakto menjelaskan bahwa pasal-pasal dalam UU ITE yang direvisi menekankan unsur kesengajaan dalam penyebaran informasi yang menyerang kehormatan seseorang.

Ia memaparkan bahwa Pasal 27 ayat (3) dan 27A merupakan pasal yang paling sering digunakan dalam kasus pencemaran nama baik di ruang digital. “Unsur ‘dengan sengaja’ kini menjadi dasar utama. Seseorang baru dapat dipidana jika terbukti memiliki niat jahat untuk menyerang kehormatan orang lain melalui media elektronik,” terangnya.

Henri menambahkan bahwa revisi UU ITE tahun 2024 merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara perlindungan terhadap nama baik dan kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi.
Adapun Rudi S. Kamri menilai UU ITE tidak perlu ditakuti oleh pelaku media maupun kreator konten selama memahami batas hukum dan memiliki niat baik dalam berkarya.

“Kalau kita tidak menyebarkan fitnah dan menghormati fakta, UU ITE bukan ancaman. Justru ini menjadi pedoman agar ruang digital kita lebih sehat,” ucapnya.

Diskusi yang berlangsung dinamis ini diikuti oleh pengurus SMSI dari seluruh Indonesia, baik secara daring maupun luring. Para peserta aktif berdialog mengenai praktik jurnalisme digital, tanggung jawab hukum, hingga strategi menjaga kebebasan berekspresi di tengah berkembangnya platform media baru.

Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk memperkuat kolaborasi antara regulator, penegak hukum, dan pelaku media digital dalam menciptakan ekosistem informasi yang profesional, beretika, dan berpihak kepada kepentingan publik. **

Berita terkini

Babinsa Kotabaru Monitoring Vaksinasi di Dua Sekolah Dasar 

Kamis, 10 Februari 2022 - 12:37:02 WIB

Serda Sumarsono Patroli Wilayah di Jalan HOS Cokroaminoto 

Kamis, 10 Februari 2022 - 09:47:48 WIB

Babinsa Monitoring Pendampingan Narasumber  dari Lemhanas 

Rabu, 09 Februari 2022 - 11:56:01 WIB

Edukasi Prokes, Babinsa : Jangan Lengah, Tetap Pakai Masker!

Senin, 07 Februari 2022 - 08:55:34 WIB

Serka Agus Purwanto Berikan Edukasi Prokes di Jalan Agussalim

Minggu, 06 Februari 2022 - 11:42:14 WIB

Komsos  Babinsa Data Warga yang Belum Vaksin 

Minggu, 06 Februari 2022 - 11:40:32 WIB

Babinsa Kota Tinggi  Dampingi Warga Vaksinasi 

Sabtu, 05 Februari 2022 - 12:25:04 WIB

Babinsa Gelar Penegakan Prokes di Masjid Al Irsyad 

Jumat, 04 Februari 2022 - 12:03:04 WIB

Babinsa Kotabaru  Gelar Patroli Wilayah dan Edukasi Prokes 

Jumat, 04 Februari 2022 - 09:22:22 WIB

UMRI dan Polda Riau Kembali Gelar Vaksinasi Massal

Kamis, 03 Februari 2022 - 20:05:36 WIB

Babinsa Gencar Edukasi Prokes di Pasar Agussalim 

Rabu, 02 Februari 2022 - 11:58:13 WIB

Sertu Khairuddin Dampingi Nakes Lakukan Pendataan Vaksinasi

Selasa, 01 Februari 2022 - 11:38:50 WIB

Babinsa Gelar Patroli Rutin Ingatkan Warga Tetap Prokes

Senin, 31 Januari 2022 - 10:28:47 WIB

Babinsa Bagikan 50 Masker Gratis  di Jalan HOS Cokroaminoto

Senin, 31 Januari 2022 - 10:27:46 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+