Selasa, 05 Agustus 2025 - 12:10:35 WIB

Dengan Anggaran 7,7 Miliar Rupiah, Danau Dipo Boncah Balong Rohul Bakal Disulap Menjadi Keren

ROKAN HULU (RiauPunya.com) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) terima Surat Keputusan atau SK Penetapan Lokasi Penanganan Kawasan Kumuh Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatra III, Senin 4 Agustus 2025 kemarin.

Penyerahan SK ini diberikan oleh Kepala Balai P3KP atau Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatra III, Yenni Sofyan Mora, ST,MSI. didampingi Tim, dan disaksikan kepala OPD, serta lainnya.

SK ini menjadi dasar pelaksanaan program peningkatan kualitas sanitasi rumah dan permukiman kumuh, khususnya di kawasan Danau Dipo Boncah Balong.

Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat. Ia mengutarakan, Rokan Hulu berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Kementerian melalui kerja keras tim Dinas Perkim Rokan Hulu.

“Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja keras, Kabupaten Rokan Hulu memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh Danau Dipo Boncah Balong,” kata Anton.

Program ini, ucap Bupati Rokan Hulu, bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan layak huni. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan.

Beberapa persoalan utama di kawasan Danau Dipo Boncah Balong, meliputi kondisi jalan lingkungan yang rusak, terbatasnya akses air bersih, drainase yang belum optimal, serta kurangnya ruang terbuka dan fasilitas pengelolaan sampah.

Penanganan yang direncanakan meliputi:

- Perbaikan jalan lingkungan dan sistem drainase

- Pembangunan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle)

- Pembangunan jalur pedestrian

“Kami harap Danau Dipo Boncah Balong bisa menjadi simbol perubahan positif, kawasan yang nyaman untuk ditinggali dan membanggakan bagi generasi mendatang,” jelas Anton.

Ia juga menyampaikan harapan kepada Balai P3KP agar program BSPS atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dapat dilanjutkan tahun depan, sejalan dengan target nasional 2 juta rumah yang dicanangkan dalam RDP Menteri PKP.

Kabupaten Rokan Hulu, menurutnya, telah menyiapkan data RTLH yang telah terpadu dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.

Sementara, Kepala Balai P3KP Sumatra III, Yenni Sofian Mora, ST, M.Si, mengapresiasi sambutan hangat dari Pemkab Rokan Hulu. Ia menuturkan, dari usulan kawasan kumuh yang masuk ke Kementerian, hanya 10 lokasi yang ditetapkan sebagai prioritas nasional, dan Danau Dipo Boncah Balong menjadi salah satunya.

“Ini pencapaian luar biasa. Rokan Hulu terpilih sebagai penerima SK Penanganan Kawasan Kumuh 2025. Ini berkat kerja keras Pemda,” sebut Yenni.

Ia menekankan pentingnya kontribusi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, camat, lurah, hingga kepala daerah, dalam mendukung kelancaran pelaksanaan fisik.

Menurutnya, plakat program akan diserahkan ke pusat pada awal Agustus ini, dan jika tidak ada masa sanggah, kontrak proyek ditargetkan berjalan pertengahan September.

“Kami berharap implementasi di lapangan berjalan lancar, dengan peran aktif semua pihak, terutama dalam penetapan P3 dan pelaksanaan teknis,” tandasnya. (Adv/lim)

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+