Rabu, 03 September 2025 - 10:12:59 WIB

Rumsukan Sikap Kebangsaan, SMSI Gelar Rapat Bersama Dewan Pembina dan Dewan Pakar

JAKARTA (Riaupunya.com) -- Dinamika sosial dan politik yang cukup mengkhawatirkan tengah dihadapi bangsa kita Indonesia.Aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah daerah pada pekan kemarin tidak hanya menyuarakan aspirasi rakyat, tetapi juga sempat diwarnai kericuhan.

Situasi ini menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat dan memerlukan sikap arif serta solutif dari seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi pers.

Sebagai salah satu pilar demokrasi, media memiliki tanggung jawab besar menjaga ruang publik tetap sehat dan kondusif. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar rapat pengurus harian secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa 2 September 2025.

Rapat tersebut diikuti oleh Dewan Pembina Reda Mathovani, yang merupakan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Dewan Penasehat, serta Dewan Pakar SMSI, yang diharapkan dapat memberikan pandangan objektif dalam merespons dinamika bangsa yang tengah terjadi.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, menegaskan masyarakat pers harus berperan aktif menghadirkan suara yang menyejukkan di tengah kondisi bangsa yang penuh tantangan.

“Bagaimana kita merumuskan agar SMSI memberikan kontribusi nyata bagi persatuan di tengah kondisi bangsa saat ini. Sebagai organisasi pers terbesar di Indonesia, kami mendorong dialog, meredam ketegangan, dan menyampaikan pandangan konstruktif untuk pemerintah maupun masyarakat pers,” ujar Firdaus dalam rapat tersebut.

Menurut Firdaus, SMSI ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil benar-benar berpijak pada aspirasi yang dihimpun dari berbagai kalangan.

Oleh karena itu, rapat pengurus harian ini menjadi pintu awal untuk menyerap pandangan Dewan Pembina dan Dewan Pakar, sebelum dilanjutkan menyusun pernyataan sikap SMSI secara nasional.

Dalam diskusi tersebut, SMSI mengingatkan pentingnya media tetap menjaga demokratisasi meski di tengah situasi yang penuh ketegangan.

Meski menyuarakan kebebasan ekspresi dan aspirasi publik, namun menurut Firdaus, media tidak boleh terjebak dalam arus konflik dan narasi provokasi.

Selain itu, SMSI juga menekankan bahwa media bisa berperan menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah.

"Setelah terjadi kerusuhan dan berkembang jadi situasi yang mengancam, Pemerintah tetap harus menuntaskan kasus-kasus penting yang menjadi perbincangan dan mendapatkan atensi publik. Jangan sampai hilang karena ada demo-demo ini," ujar Prof Henri Subiakto, selaku Dewan Pakar SMSI.

Dewan Penasehat, Profesor Taufiqurahman juga menyampaikan pandangannya bahwa gerakan dan aksi-aksi massa yang terjadi harus tetap dipandang sebagai ekspresi demokrasi.

Meski begitu, SMSI dipandang penting untuk menyuarakan stop kekerasan, stop provokasi dan agitasi untuk memecah belah bangsa.

"SMSI perlu menampilkan berita-berita yang solutif, meredakan. Informasi yang disajikan media siber hendaknya meneduhkan, bukan menambah perpecahan. SMSI memiliki peran strategis untuk memastikan hal itu,” tegas Prof. Taufiq.

Sebagai tindak lanjut, SMSI akan menggelar Rapat Pleno Nasional pada Rabu 3 September 2025.

Rapat pleno ini akan melibatkan pengurus SMSI dari seluruh daerah untuk menghimpun informasi, pandangan, dan aspirasi terkait situasi di wilayah masing-masing.

Firdaus menambahkan, rapat pleno tersebut akan menjadi forum konsolidasi besar bagi SMSI untuk merumuskan sikap organisasi.

Dari hasil rapat pleno nasional itu, SMSI akan menyampaikan pernyataan sikap resmi pada Jumat (5/9/2025).

Pernyataan ini diharapkan menjadi refleksi, sekaligus rekomendasi bagi pemerintah dan masyarakat pers untuk menata kehidupan berbangsa yang lebih stabil, aman, dan demokratis.

Dengan proses yang panjang dan melibatkan banyak pihak, SMSI berharap pernyataan sikap yang akan lahir bukan sekadar respons sesaat. Melainkan sebuah dokumen moral yang mewakili aspirasi bersama, menjaga keutuhan bangsa, dan memperkuat demokrasi. **

Berita terkini

Babinsa Kota Tinggi Ajak Warga Vaksinasi dan Taat Prokes 

Kamis, 06 Januari 2022 - 12:25:01 WIB

Abdul Wahid Jabat Ketua PW Muhammadiyah Riau

Rabu, 05 Januari 2022 - 11:10:20 WIB

Komsos ke Pedagang, Babinsa  Gelar Edukasi Prokes di RTH

Selasa, 04 Januari 2022 - 12:44:28 WIB

Babinsa Gelar Penerapan Prokes di Masjid Ash-shalihin 

Selasa, 04 Januari 2022 - 12:41:32 WIB

Babinsa Sukaramai komsos ke Warga RW 04 Kelurahan Sukaramai

Senin, 03 Januari 2022 - 11:54:32 WIB

Babinsa Imbau Warga  Waspadai Kebakaran 

Minggu, 02 Januari 2022 - 12:45:47 WIB

Babinsa Imbau Warga Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Sabtu, 01 Januari 2022 - 10:12:42 WIB

Babinsa Monitoring  vaksinasi di Polirem 031/WB.

Jumat, 31 Desember 2021 - 11:26:38 WIB

Babinsa : Akhir Tahun Jaga Kewaspadaan, Tetap Prokes 

Kamis, 30 Desember 2021 - 12:57:15 WIB

Babinsa : Jaga Prokes dan Segera Vaksinasi 

Rabu, 29 Desember 2021 - 11:55:04 WIB

Babinsa Ajak Warga Vaksinasi 

Rabu, 29 Desember 2021 - 11:43:26 WIB

Babinsa Bersama Tiga Pilar Monitoring Vaksinasi 

Selasa, 28 Desember 2021 - 11:33:09 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+