Umri Gelar PKKMB dan MASTA bagi 2.550 Mahasiswa Baru
PEKANBARU -- Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) gelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB) dan masa Ta'aruf ( MASTA ) Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Riau tahun akademik 2024-2025, Selasa 17 September 2024, dihalaman parkir kampus, jalan Tuanku Tambusai Ujung Pekanbaru.
Kegiatan bersama 2.550 Mahasiswa baru Umri tersebut mengusung tema tema "Mahasiswa Smart, Inovatif, Berprestasi Mencerahkan Semesta".
Rektor Umri Saidul Amin dalam sambutanya menjelaskan bahwa ada 3.970 mahasiswa yang mendaftar, namun belum semuanya melakukan daan telah mendapatkan NIM hingga pada kegiatan PKKMB dan MASTA.
"Ada tiga yang menjadi prioritas dalam dunia pendidikan kampus Umri, yakni head, heart, dan hand," kata Saidul.
Dipaparkannya, Head atau kepala di isi dengan ilmu pengetahuan agar mahasiswa punya inovasi dan prestasi. Namun pintar saja tidak cukup, karena banyak orang-orang yang pintar di negara ini yang menjadi pelaku korupsi, untuk itulah Heart atau jiwa nya perlu di isi dengan iman dan ideologi agar tetap teguh dalam pendirian.
Kemudian hand atau skill kemampuan non akademis mahasiswa. "Ini dimaksudkan nantinya mahasiswa atau alumni Umri dipersiapkan dengan keterampilan, sehingga bisa menjadi seperti barang ubi, yang dimana di letakkan bisa hidup," imbuh Rektor.
Erwin perwakilan Majelis Dikti Litbang Muhammadiyah menyampaikan bahwasanya saat ini UMRI masuk ke dalam daftar 15 besar terbaik dari 167 Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia. Salah satu indikasi UMRI naik peringkatnya karena sudah 10 prodi akreditasi unggul dan memiliki fakultas kedokteran.
Erwin berharap akreditasi institusi UMRI bisa berubah menjadi unggul. " Harapannya dengan akreditasi institusi unggul hari ini ada 2550 mahasiswa tahun depan bisa bertambah mencapai 5000 mahasiswa" ucap Erwin.
Sementara, sambutan PJ gubernur disampaikan oleh Faisal Ahmaddin Kabid Guru Tenaga Kependidikan (GTK). Dia menyampaikan ada tiga kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa saat ini untuk menghadapi perkembangan teknologi. Yaitu komunikasi, spritual dan kuantitatif.
Menurut dia UMRI menjadi tempat yang tepat untuk menjawab kebutuhan itu. "Pemerintah Provinsi Riau telah mendukung pendidikan UMRI dengan menyalurkan 744 beasiswa untuk mahasiswa dengan rincian 290 beasiswa bidik misi dan 419 beasiswa mahasiswa berprestasi" ucap Faisal.
Pembukaan PKKMB dan MASTA secara resmi ditandai dengan pemukulan kompang bersama dan penyerahan mahasiswa baru oleh rektor kepada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah untuk dididik menjadi kader persyarikatan.(NR)










































