Jumat, 07 Juni 2024 - 21:50:13 WIB

Pernah Tangani Kasus Korupsi BLJ Bengkalis 300 Miliar Rupiah, Arjuna Kini Jabat Kejari Pohuwato 

BENGKALIS -- Dr Arjuna Meghanada Wiritanaya, SH, MH yang baru dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pohuwato, Provinsi Gorontalo, memiliki rekam jejak yang mengesankan dengan pengalaman menangani kasus besar di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau bahkan di Kejaksaan Agung RI.

Eks Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis ini, pada tahun 2013 pernah menangani skandal mega korupsi terbesar untuk tingkat daerah di Kejaksaan yakni sebesar Rp300 miliar.

Pada saat itu, tahun 2012 pemkab Bengkalis antara DPRD Bengkalis meloloskan penyertaan modal ke perusahaan PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) senilai Rp300 miliar untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di kecamatan Bukit Batu dan Pinggir, Bengkalis.

Dalam perjalana ternyata pembangunan PLTGU tidak terlaksana namun anggaran itu dipergunakan tidak sesuai dengan ketentuan. Kejaksaan Negeri Bengkalis menetapkan 4 tersangka eks Bupati Bengkalis dan Sekda Bengkalis bahkan Komisaris PT BLJ, dan Kepala Inspektorat.

Dr. Arjuna Meghanada Wiritanaya SH, MH ditunjuk Kejaksaan Agung RI sebagai Ketua Tim Jaksa Praperadilan Dr. Arjuna Meghanada Wiritanaya SH MH atas gugatan perusahaan kebun sawit Duta Palma Group (PT Dutapalma Nusantara, dan Darmex Agro Group).

Sebagai informasi Duta Palma Group (PT Dutapalma Nusantara atau Darmex Agro Group) menggugat Kejagung setelah dilakukan penyidikan, penggeledahan dan penyitaan terhadap perusahaan sawit itu.

Adapun penggugat selaku pemohon yakni PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Seberida Subur, PT Banyu Bening Utama dan PT Kencana Amal Tani. Sedangkan pihak tergugat selaku termohon yakni Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Republik Indonesia.

Saat itu Kejagung tengah melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi yang melibatkan lima perusahaan Duta Palma Group. Perusahaan itu diduga melakukan penyerobotan lahan di Kabupaten Inhu, Provinsi Riau.

PT Duta Palma Group melakukan pengelolaan lahan seluas 37.095 hektare secara tanpa hak dan melawan hukum. Perbuatan tersebut diduga menyebabkan kerugian terhadap perekonomian negara.

Dalam sebulan, hasil perkebunan di lahan yang dikelola oleh Duta Palma Group tersebut, menghasilkan keuntungan Rp600 miliar. Maka dari itu, Kejagung menilai, kerugian terhadap perekonomian negara telah bocor sejak lima perusahaan tersebut didirikan.

Atas gugatan tersebut Kejagung memenangkan Praperadilan yang dilayangkan pihak perusahaan tersebut.

Pria kelahiran di Bali ini kini dipromosikan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pohuwato, Provinsi Gorontalo berganti Dr Arjuna Meghananda Wiritanaya, SH, MH menggantikan Endi Sulistyo, SH, MH langsung dilantik oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Purwanto Joko Irianto, S.H., M.H pada Rabu, 5 Juni 2024 bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Gorontalo. (AP)

Berita terkini

Serda Marzuki Berbagi Kuota Internet Gratis ke Siswa

Rabu, 14 April 2021 - 10:24:51 WIB

Babinsa Imbau Imigran Tetap Patuhi Prokes saat Demo

Senin, 12 April 2021 - 09:37:52 WIB

Komsos ke Warga, Ini yang Pesan Serda Sumarsono 

Minggu, 11 April 2021 - 11:42:10 WIB

Serda Khairuddin Goro di Gang Palapa

Minggu, 11 April 2021 - 10:13:16 WIB

Babinsa: Disiplin Protokol Kesehatan Harga Mati!

Sabtu, 10 April 2021 - 06:44:44 WIB

Patroli Wilayah, Ini Imbauan Babinsa Sukaramai

Kamis, 08 April 2021 - 11:51:14 WIB

Babinsa.Monitoring dan Komsos ke Puskesmas 

Rabu, 07 April 2021 - 11:37:29 WIB

Komsos ke Kantor Lurah, Ini Pesan Babinsa Tanahdatar 

Selasa, 06 April 2021 - 09:56:22 WIB

Babinsa Kelurahan Kotabaru dan Penegakan Prokes

Minggu, 04 April 2021 - 07:53:06 WIB

Peltu Andry Rasyid Imbau Jamaat Jumat Agung Patuhi Prokes

Sabtu, 03 April 2021 - 10:39:53 WIB

Komsos, Babinsa Imbau Warga Pro Aktif Jaga Kamtibmas 

Jumat, 02 April 2021 - 13:47:57 WIB

Babinsa Koramil 02 Kota Bagikan Masker di Jalan Cikditiro

Selasa, 30 Maret 2021 - 11:02:21 WIB

Babinsa Edukasi Lansia Tentang Vaksinasi 

Selasa, 30 Maret 2021 - 10:55:17 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+