Sabtu, 20 Januari 2024 - 09:21:50 WIB

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Nofrizal Terima Keluhan Penyumbatan Drainase dari Warga

PEKANBARU -- Dampak pekerjaan galian proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) masih menjadi keluhan masyarakat Kota Pekanbaru, khususnya di Kecamatan Sukajadi.

Setidaknya hal itu didapati Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Nofrizal saat menggelar reses di Jalan Dahlia Ujung, Gang Vanick, Kecamatan Sukajadi, Kamis 18 Januari 2024.

Warga juga mengatakan bahwa proyek IPAL menjadi salah satu penyebab banjir karena limbah galian dibuang ke drainase sehingga membuat drainase menjadi dangkal dan aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Setiap hujan turun, Alhamdulillah air sampai setinggi lutut. Sampai hari ini belum ada solusi untuk mengatasinya," kata Fadly, seorang warga Jalan Dahlia.

"Sejak ada pembangunan IPAL lingkungan sekitar sini jadi banjir, padahal sebelumnya tidak pernah banjir," ujarnya.

Dia juga mengungkapkan kondisi drainase atau saluran air yang dangkal dan kecil. Hingga yang bermasalah sebenarnya adalah saluran air pembuangan yang tersumbat, terlebih perumahan sekitar sudah rapat dan padat.

"Kita minta ada solusi dan ada perubahan dalam mengatasi persoalan banjir yang terjadi di tengah masyarakat saat ini," harap Agus.

Menjawab aspirasi masyarakat yang disampaikan, Nofrizal mengatakan memang terjadi pendangkalan drainase yang menyebabkan banjir di lingkungan rumah warga.

Solusinya, ia akan menjalin komunikasi ke Dinas PUPR Pekanbaru untuk menyampaikan apa yang menjadi persoalan masyarakat. Juga meminta Dinas PUPR turun ke lapangan melakukan pegecekan juga minta pasukan kuning untuk membersihkan saluran air.

"Padahal dalam kontraknya apabila sudah selesai dikerjakan harus dikembalikan ke semula jalan itu. Masyarakat sudah marah dan banyak makan korban," sebut Nofrizal.

Akibat dari pengerjaan proyek IPAL ini, politisi PAN ini menegaskan sejak awal pengerjaan hingga selesai banyak masyarakat yang dirugikan.

"Makanya kami minta ini diberikan sanksi tegas perusahaan itu. Karena sampai hari ini banyak bekas galian IPAL yang aspalnya amblas dan menyebabkan drainase tersumbat. padahal itu sudah selesai, kecuali yang masih dilakukan pengerjaan," tegasnya. (Galeri)

https://riaupunya.com/gambar/foto/7656208942.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/272321888.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/435045204.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/4698926248.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/5400285600.jpg

https://riaupunya.com/gambar/foto/7046702485.jpeg

Berita terkini

Pindad Rayakan Ulang Tahun ke 38 dengan Prokes

Jumat, 30 April 2021 - 10:25:12 WIB

Pastikan Likuiditas Lancar, ini yang Dilakuakn Bank bjb

Kamis, 29 April 2021 - 08:40:19 WIB

Kepemimpinan Wilayah Secara Persuasif-Edukatif

Rabu, 28 April 2021 - 10:25:02 WIB

Triwulan I 2021 Labah Bersih Bank bjb Tumbuh 15,2 Persen

Selasa, 27 April 2021 - 12:20:50 WIB

Seminar Nasional Seskoau Bahas ALKI I

Sabtu, 24 April 2021 - 09:22:53 WIB

Pelabuhan Perikanan Bagian Utara Jabar Butuh Perhatian

Jumat, 23 April 2021 - 07:15:11 WIB

Pindad Raih Dua Penghargaan di Top CSR Awards 2021

Jumat, 23 April 2021 - 09:20:24 WIB

Uu Ruzhanul : Masyarakat Jabar Jangan Mudik Lebaran

Selasa, 20 April 2021 - 02:01:55 WIB

Ketua TP PKK Jabar Positif Covid-19

Sabtu, 17 April 2021 - 12:30:48 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+