Kamis, 11 Januari 2024 - 20:35:07 WIB

PSPS Takluk 1-2 Kontra Nusantara United, Suporter Mengamuk

PEKANBARU, Riaupunya.com--PSPS takluk 1-2 dari Nusantara United via gol cepat Ifan Isdihar Iyananda menit ke 3 dan Mattheus Viera Silva menit 23.PSPS berhasil memperkecil kekalahan via tendangan penalti Omid Popalzai menit ke 29.Cuaca yang bersahabat, Stadion Kaharuddin Rumbai Pekanbaru , Kamis (11/1/2024).sore itu tidak mampu dimanfaatkan Askar Bertuah. Tuan rumah dipaksa menyerah.

Mirisnya kekalahan dikandang ini ditambah pula dengan insiden kericuhan yang dilakukan suporter PSPS, Curva Nord yang tidak puas dengan hasil jelek.Sejumlah oknum suporter yang masuk ke tengah lapangan inipun bentrok dengan Steward dilapangan. Sejumlah papan e board dan ruang kaca wasit pecah terkena lemparan batu.

Bahkan insiden ini juga memakan korban, Hafiz yang tengah duduk didalam ruangan tersebut terkena serpihan kaca dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Salahuddin pelatih Nusantara United mengaku puas dengan strategi yang diterapkan.Karena sejak awal ia meminta para pemain bermain fight dan menciptakan gol cepat dalam setiap laga tandang.

"Sejak awal saya memang meminta anak-anak bermain fight dan mencetak gol. Alhamdulillah hasilnya poin penuh," kata Solahuddin.

Solahuddin mengaku puas dengan penampilan Ifan yang mampu bermain tenang, tampil luar biasa, banyak menutup pergerakan dan peluang pemain lawan.

Kendati demikian Solahuddin mengaku tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh ."Kuncinya para pemain memiliki semangat l berjuang untuk selamat dari zona degradasi," katanya.

Sementara itu Ridwan Saragih pelatih PSPS menuturkan sangat kecewa dengan hasil yang diraih pada laga sore ini.

" Hasil ini sangat mengecewakan dan sebagai pelatih saya bertanggung jawab penuh .Semuanya berawal dari gol cepat lawan dan pemain seperti kehilangan motivasi," katanya.

Kata Saragih didukung manajemen yang luar biasa dirinya sangat malu dan kecewa, game plan yang sudah diterapkan tidak berjalan dengan semestinya.Padahal sepulang dari Bandung PSPS melakukan evaluasi menyeluruh.

Senada Kapten tim Supardi Natsir menyebutkan hasil yang diraih diluar prediksi dan sangat kecewa dengan hasil pertandingan ini.

" Saya memohon maaf sebagai pemain yang dituakan dalam tim tidak mampu mengangkat moral pemain , malah seluruhnya down.Namun begitu saya tetap optimis kita bisa bangkit," pungkasnya.

Bermain di Stadion Kaharuddin Rumbai Pekanbaru , Kamis (11/1/2024).sore itu tidak mampu dimanfaatkan anak-anak PSPS. Pertandingan baru berjalan 25 menit PSPS sudah tertinggal dua gol

Defisit dua gol ini membuat Supardi Natsir dan kawan-kawan mencoba bangkit. Beberapa peluang didapatkan Putra Chaniago. Sayang tendangan kerasnya membentur mistar gawang.

Peluang kedua juga kembali didapat melalui Asir Aziz, pada menit ke 7, akselarasinya dan true passnya ke kotak finalti lawan gagal dimanfaatkan Dama Indriyana.

Namun, pertahanan yang rapi anak-anak Nusantara United yang dikomandoi Bagas Satrio Nugroho membuat sejumlah peluang anak asuh M Ridwan Sinaga mentah semua.

Bahkan keasyikan menyerang membuat beberapa kali pertahanan PSPS hampir jebol. Menit ke 7 kembali Nusantara United mendapatkan peluang melalui pemain nomor punggung 11 Muhammad Isa Tendangan kerasnya melenceng sekitar lima sentimeter dari mistar.

PSPS yang tak ingin kehilangan muka didepan pendukungnya langsung merespon dengan melakukan dua pemain sekaligus pada menit 26. Hari Habrian digantikan Tegar Hening Pangestu dan Putra Chaniago digantikan Abel Tegar.

Jual beli serangan terus silih berganti. Adu tehnik taktik bahkan fisik terus terjadi Bahkan permainan kedua semakin ketat sepanjang laga babak pertama.Sampai pluit dibunyikan wasit Cahaya Sugandi kedudukan tak bergeming 1-2.

Usai restart, PSPS melakukan perubahan. Pemain belakang Afiful Huda digantikan Mukhlis.PSPS mencoba mengambil inisiatif
penyerangan.Beberapa pulang didapatkan melalui akselarasi Dama Indriyana menit ke 52, Asir Aziz menit 54, Abel Tegar . Namun sampai menit 65, gawang Nusantara United yang dikawal Lutfi Masrohan Mutohar masih belum terkoyak.

Untuk menambah penyerangan pelatih Ridwan Saragih mencoba peruntungan dengan memasukkan Sandika menit ke 68 menggantikan Dama Indrayana yang terlihat sudah kehabisan bensin.

Alih-alih membuat gol penyeimbang, tim Askar Bertuah hampir saja kembali kebobolan oleh tim besutan Salahuddin, jika tidak bola tendangan keras Hamsa Lestaluhu menit ke 74 dari luar kotak penalti di tepis Ismail Hanafi.

Pertandingan semakin panas dan ketat .Tim tamu yang ingin memaksimalkan poin penuh pun tampil Spartan. Bahkan untuk mempertahankan skor kemenangan, M Rafy Syahril terpaksa melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PSPS, Syahrul Mustopa.Akibatnya wasit Cahaya Sugandi mengeluarkan kartu merah.

Unggul jumlah pemain tak lantas membuat PSPS dengan mudah menguasai permainan. Bahkan tiga menit menjelan waktu normal PSPS harus kehilangan satu pemain Fafa Sheva Ristanto yang mendapatkan kartu akibat tekel keras dari belakang terhadap Fandi Ahmad Lestaluhu .Sampai peluit akhir papan skor tak bergeming 1-2 untuk kekalahan PSPS.

Hasil berbeda dipertandingan lainnya, tuan rumah PSDS Deli Serdang berhasil menundukkan Persikab Bandung 2-1.Hasil pertandingan ini membuat Nusantara United semakin kokoh dipuncak klasemen sementara Play Off Grup B Liga 2 dengan nilai 6.PSPS yang menelan kekalahan di kandang harus terbenam didasar klasemen.

Sementara PSDS Deli Serdang yang berhasil mengamankan tiga poin di Stadion Baharuddin Lubuk Pakam merangsek ke peringkat kedua dengan nilai 3 poin dan Persikab Bandung diperingkat ketiga dengan nilai 1. (***)

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+