Jumat, 27 Agustus 2021 - 07:05:11 WIB

Rektor Unilak Hadiri Peresmian Green Village di Teluk Bano

RIAUPUNYA.COM -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong meresmikan green village atau desa hijau di Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan, Kamis 26 Agustus 2021.

Acara tersebut dihadiri tenaga ahli Kementerian LHK Dr. Afni Zulkifli.MSi, Wakil Bupati Rohil H Sulaiman, Rektor Unilak Dr. Junaidi, Kepala BPDASHL Indragiri Rokan Ir. Irpana Nur, dan beberapa Kepala OPD, Camat Pekaitan serta unsur lainnya. Sementara dari Kementrian LHK hadir melalui aplikasi zoom Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Ir. Helmi Basalamah, MM.

Peresmian green village ditandai dengan penanaman pohon oleh bupati bersama tenaga ahli kementerian LHK di dampingi Wakil Bupati H Sulaiman. Dimana, pohon yang ditanam ada sebanyak 5 ribu pohon.

Kegiatan juga melibatkan kalangan mahasiswa dari Universitas Lancang Kuning (Unilak), Hipemarohi, Ikatan Keluarga Mahasiswa Pekaitan yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah memobilisasi peresmian desa hijau tersebut.

"Kegiatan ini sangat luar biasa, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir sangat mengapresiasi anak-anak mahasiswa bahkan sampai Rektor Unilak pun ikut turun melakukan penanaman pohon sebanyak 5 ribu pohon ini," katanya.

Bupati juga mengatakan bahwa ia telah menyampaikan kepada perwakilan kementerian agar tidak hanya 5 ribu pohon saja yang sampai ke Rohil. "Kalau bisa 2 juta pohon pun kita tampung, kita bagikan ke seluruh kepenghuluan yang ada di Rohil," sebutnya.

Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan mengenai RT RW di Rohil. Dimana, katanya, Rohil saat ini 70 persen masih masuk dalam kawasan hutan.

"Kita meminta agar RTRW itu diubah kembali karena banyak lahan ataupun kebun masyarakat Rohil yang dinyatakan masih dalam kawasan hutan sehingga masyarakat sangat susah untuk mengurus sertifikatnya. Kita harap kedepan nya ini akan jadi perhatian khusus oleh Kementerian LHK, "pungkasnya.

Sementara itu Rektor Unilak Dr. Junaidi mmemberikan apresiasi kepada dua presiden mahasiswa Unilak Jimi Saputra dan Presma Hipemarohi dan mahasiswa lainnya yang telah turut berpesan pada program penanam pohon desa hijau di Pekaitan

"ini adalah kegiatan kreatifitas yang betul betul turun ke kampung-kampung, kami tentu sangat mendukung, mahasiswa yang memiliki ilmu dan skil mampu mengidentifikasi dan mengkomunikasikan ke pemerintah dan stakeholder dan memberikan solusi kepada masyarakat. " ujar Junaidi.

Dikatakan Rektor, Ini adalah cara mahasiswa belajar di masyarakat dan nantinya akan kembali ke masyarakat jika sudah sarjana. Terima kepada pak Bupati dan Wakil bupati Rohil. Dan Terima kasih kepada KLHK yang telah beberapa kali melakukan kerjasama dengan Unilak. Menanam Ini gerakan yang harus dilakukan terus menerus.

Sementara, lewat aplikasi zoom Dirjen PDASHL KLHK Ir. Helmi Basalamah yang mewakili menyebutkan, penananam pohon upaya memperbaiki kerusakan lahan dan mencegah semakin luas lahan kritis.

"Kegiatan ini sungguh mulia dan perlu di tingkatkan, dan insyaallah jadi amal jariyah," ujarnya.

Dijelaskannya Kementrian KLHK mengeluarkan kebijakan penanaman pohon sebanyak 25 batang pohon setiap orang selama hidup, kemudian program peningkatan ruang hijau, dan membangun hutan kota.

Sementara untuk program menanam pohon KLHK telah menyediakan bibit bagi masyarakat dan ini tersebar di 34 provinsi.

"Khusus untuk Riau ada dua titik persemaian pohon yaitu di Pekanbaru dan Lubuk Sakat Kampar dengan menghasilkan dua juta persemaian. Dalam rangka mendapatkan bibit untuk masyarakat, ini kami memberikan nama program ABG, ambil bibit gratis, jadi masyarakat yang memerlukan bibit silahkan menghubungi Balai Indragiri Rokan. Saya pernah ke Unilak, dan Unilak memiliki kampus nuansa cinta lingkungan" Ujar Helmi

Presiden Mahasiswa Unilak Jimi Nasution dihubungi Jumat menyebutkan, Kita menghimbau agar masyarakat juga sama sama bisa menjaga tanaman ini sehingga tumbuh subur yg kemudian buah nya bisa di cicipi anak cucuk nnti nya

" Besar harapan saya green village/desa wisata menjadi contoh bagi kampung lain nya dalam upaya percepatan terhadap ancaman pemanasan global sehingga nnti nya kampung hijau ini bisa di tingkatkan lagi. Sehingga bisa menjadi kampung iklim sesuai program kementerian lingkungan hidup. Dan program ini salah satu program gubernur Riau, harapan kita bukan Rohil aja yang ada kampung hijaunya, tapi seluruh Kab/Kota se Riau sehigga Riau ini kampung bersih dan asri terhadap ancaman pemanasan global" ujar Jimi. (rls)

Berita terkini

Babinsa Kelurahan Tanahdatar Kawal Tim Nakes Gelar Tes Swab

Minggu, 18 Oktober 2020 - 08:50:26 WIB

Babinsa Imbau Pengunjung RTH Kaca Mayang Gunakan Masker

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:54:04 WIB

Bekas Satelit Rusia dan Roket China Tabrakan Pagi Ini

Jumat, 16 Oktober 2020 - 07:53:46 WIB

Pemerintah Masih Tetapkan 28 dan 30 Oktober Cuti Bersama 

Jumat, 16 Oktober 2020 - 07:50:07 WIB

Nota Pembelaan Amril Mukminin Menebus Khilaf dengan Ikhlas

Kamis, 15 Oktober 2020 - 23:47:10 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+