Jumat, 28 Mei 2021 - 09:30:32 WIB

Pemdaprov Jabar Matangkan Perjanjian Kerja Sama TPPAS Legok Nangka dengan Enam Kota Kabupaten

Riaupunya.com - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus mematangkan penyusunan perjanjian kerja sama pemanfaatan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka bersama enam pemerintah daerah kota dan kabupaten.

Untuk diketahui, TPPAS Regional Legok Nangka akan dimanfaatkan enam pemerintah daerah kota dan kabupaten yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat Prima Mayaningtias menyatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan sejumlah catatan yang sudah disampaikan oleh pemerintah Kota/Kabupaten untuk bisa diakomodir di dalam perjanjian kerjasama.

“Alhamdulillah semua pihak sudah bisa menyepakati, selanjutnya kami akan membuat draf perjanjian kerjasama antar provinsi dan kabupaten/kota,”ujar Prima usai pertemuan bersama enam kota kabupaten dan Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Jabar di Hotel Grand Sunshine, Kabupaten Bandung, Kamis 27 Mei 2021.

Menurut Prima, dalam naskah perjanjian kerja sama tersebut akan memuat substansi timbulan sampah, biaya tipping fee, sarana dan prasarana pengangkutan sampah ke Legok Nangka, serta stasiun pengalihan antara yang harus dibangun di Kota/Kabupaten.

“Poin-poin tersebut yang akan terakomodir di perjanjian kerjasama,” ujarnya.

Adapun perkembangan proses pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka, aat ini sudah ada 130 perusahaan atau bidder yang mendaftar untuk mengelola TPPAS Legok Nangka. Selanjutnya pada bulan Oktober akan ada proses pelalangan pengelola.

Sementara itu, Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat Abdy Yuhana mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan setelah sebelumnya pihaknya melakukan survei untuk menggali informasi terhadap ke enam pemerintah daerah yang akan menggunakan TPPAS Regional tersebut.

Ia pun berharap, dengan terselenggaranya pertemuan ini dapat menjembatani pemerintah daerah dan provinsi sehingga kedepan 6 Kota/Kabupaten dan Pemerintah Provinsi dapat menyepakati perjanjian kerjasama TPPAS Regional Legok Nangka.

Sementara untuk urusan teknis lainnya tentang TPPAS Legok Nangka Abdy menyebut, hal tersebut akan secara intensif dibangun pembicaraan antara Pemerintah Provinsi dan 6 Pemerintah Kota/Kabupaten.

Terkait rencana teknologi yang akan digunakan pada TPPAS Regional Legok Nangka pihaknya menegaskan, bahwa saat ini hal tersebut masih dalam tahap open teknologi. Sehingga masih bergantung dari perusahan – perusahan yang akan menawarkan teknologi yang akan digunakan pada saat proses pelelangan.

Pihaknya berharap, teknologi yang akan ditawarkan harus ramah lingkungan, terjangkau dan tidak membebani APBD enam Kota/Kabupaten maupun provinsi. Sehungga yang paling penting adalah urusan sampah di Bandung Raya ini dapat segera terselesaikan.(Humas Jabar)

Berita terkini

BI Mudahkan Masyarakat Dalam Penukaran Uang Rp 75 Ribu

Selasa, 23 Maret 2021 - 10:55:45 WIB

GeNose kini ada di Stasiun Kiaracondong

Minggu, 21 Maret 2021 - 11:50:23 WIB

Peringatan Isra Mi’raj Seskoau

Jumat, 19 Maret 2021 - 07:25:16 WIB

Gelar Vaksinasi, LIPI: Wujud Kepedulian untuk Negeri

Jumat, 19 Maret 2021 - 11:15:34 WIB

Mantap, PT DI akan Ekspor Pesawat ke Senegal

Minggu, 14 Maret 2021 - 16:10:18 WIB

Berkunjung ke Bank bjb, KPK Sosialisasi Pencegahan Korupsi

Selasa, 16 Maret 2021 - 11:50:32 WIB

Pelda Adi Yusuf Ajak Warga Sukseskan Program Vaksinasi

Jumat, 16 Juli 2021 - 08:39:27 WIB

Babinsa Adi Yusuf Monitoring Vaksinasi Tahap II 

Jumat, 16 Juli 2021 - 08:32:30 WIB

Gedung Sate Mulai Difungsikan untuk Vaksinasi

Selasa, 16 Maret 2021 - 16:55:05 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+