Rabu, 07 April 2021 - 15:55:44 WIB

Pengdaprov Jabar dan Shopee Indonesia BerKolaborasi Untuk Vaksinasi

Riaupunya.com -- Head of Public and Government Relation Shopee Indonesia Radityo Triatmojo, mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung atas kegiatan vaksinasi.

Ini merupakan upaya jangka panjang berkelanjutan dari Shopee Indonesia untuk mempertegas komitmennya untuk membantu pelaksanaan vaksinasi di Indonesia.

“Jadi pada awalnya memang kita ingin membantu, dimana untuk mengejar target pemerintah sekitar 180 juta vaksin bagi warga Indonesia. Salah satunya kita menuju ke daerah-daerah atau kota-kota yang memang masih diperlukan distribusi terhadap vaksin ini. Sehingga kita koordinasi dengan Kemenkes kemudian diarahkan ke Jawa Barat dan diawali di Kota Bandung,” kata Radityo saat diwawancara di Kiara Artha Park, Bandung 7 April 2021.

Radityo mengatakan target dosis vaksinasi tahap pertama sekitar 20 ribu. Untuk dosis pertama akan dilaksanakan pada tanggal 5-10 April. Kemudian untuk dosis kedua pada tanggal 3-8 Mei.

“Kalo total dosis sebenarnya kita target itu 20 ribu, jadi mungkin ribuan lah perharinya kita coba kejar untuk tahap pertama ini atau dosis pertama. Kemudian berdasarkan arahan terbaru untuk dosis kedua itu kita lakukan 28 hari kemudian. Sehingga kita membantu distribusi vaksin ini biar tuntas dosis satu dan dua,” katanya.

Radityo mengatakan untuk penerima vaksin saat ini merupakan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayanan publik.

“Penerima yang pertama bagi mereka yang ber-KTP Jawa Barat ataupun Kota Bandung dan sejauh ini ruang lingkupnya itu ada di ASN dan pelayan publik. Mereka yang berada di garda terdepan dalam melayani publik, dimana dengan ada pandemi Covid-19 ini, mereka mau tidak mau tetap menjadi tumpuan kita untuk tetap bertugas sehingga kita mengutamakan mereka memberikan perlindungan, salah satunya melalui vaksinasi Covid-19 ini,” katanya.

Radityo mengatakan jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac, sesuai dengan stok vaksin yang tersedia dari Pemdaprov Jabar maupun Pemkot Bandung.

Radityo berharap vaksinasi ini menjadi solusi untuk mengembalikan dan meningkatkan ekonomi masyarakat Jabar.

“Kita berharap dengan ini, ekonomi segera pulih dan juga tidak hanya kembali normal tapi juga dapat meningkat untuk ekonomi masyarakat Jawa Barat,” tutup Radityo. (dan)

Berita terkini

Ditangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair

Senin, 14 Desember 2020 - 08:25:34 WIB

Peltu Andre Rasyid dan  Sosialisasi Prokes Era PHB 

Senin, 14 Desember 2020 - 12:12:25 WIB

Babinsa Berbagi Kuota Internet di Jalan Pangeran Hidayat 

Jumat, 11 Desember 2020 - 09:02:33 WIB

3 Kondisi Mr P Ungkap Kesehatan Pria

Jumat, 11 Desember 2020 - 05:44:39 WIB

PM Lebanon dan Eks Menteri Didakwa Atas Ledakan Beirut

Jumat, 11 Desember 2020 - 05:42:38 WIB

Mutasi Polisi, Kapolri Idham Aziz Geser Kapolda Banten

Jumat, 11 Desember 2020 - 05:39:51 WIB

BabinsaSimpang Empat Monitoring Patroli Gabungan Prokes

Kamis, 10 Desember 2020 - 10:52:43 WIB

Babinsa Sukaramai Gelar Prokes di Pasar Agussalim 

Rabu, 09 Desember 2020 - 14:12:06 WIB

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Bila Sesuai Standar

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:30:57 WIB

Babinsa Semprotkan  Cairan Disinfektan ke Masjid Nur Hidayah

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:25:40 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Berkat Kedatangan Vaksin Corona

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:46:38 WIB

BI Nyatakan Ekonomi Dunia Mulai Lepas dari Tekanan Corona

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:45:17 WIB

Babinsa Kelurahan Kotabaru Gelar Disiplin Prokes di Panger 

Senin, 07 Desember 2020 - 10:12:54 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+