Kamis, 03 Juni 2021 - 07:27:53 WIB

Harga Minyak Brent Sentuh Level Tertinggi Sejak Januari 2020

RIAUPUNYA--Didukung oleh penguatan kepercayaan pasar terhadap prospek pemulihan permintaan harga minyak melonjak , Rabu (2/6/2021 waktu Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir Antara, Kamis (3/6), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik US$1,10 atau 1,6 persen menjadi US$71,35 per barel. Harga Brent sempat mencapai US$71,48 per barel selama sesi, atau merupakan level tertinggi sejak Januari 2020.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli bertambah US$1,11 atau 1,6 persen menjadi US$68,83 per barel. Harga WTI mencapai US$69,00 per barel selama sesi, tertinggi sejak Oktober 2018.

Optimisme pemulihan permintaan minyak juga memengaruhi keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, bersama-sama dikenal sebagai OPEC+. Pada Selasa (2/6), mereka sepakat untuk mempertahankan rencana mengurangi pembatasan pasokan hingga Juli secara bertahap.

"Pasar minyak menyambut keputusan OPEC+ untuk tetap dengan rencana produksi yang ada. Dalam hubungannya dengan indikasi permintaan global yang positif, harga naik lebih jauh hari ini," kata Analis Pasar Minyak Rystad Energy Louise Dickson.

Pertemuan OPEC+ hanya memakan waktu 20 menit, yang merupakan pertemuan dalam sejarah organisasi itu. Hal tersebut menunjukkan persatuan di antara anggota dan kepercayaan mereka terhadap pemulihan pasar.

Data OPEC+ menunjukkan kelompok itu sekarang lebih optimis tentang laju pemulihan kembali di pasar minyak daripada sebulan lalu.

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan pemulihan permintaan yang solid di Amerika Serikat dan China dan laju vaksinasi covid-19 mengarah pada stabilitas pasar minyak global.

"Kami memperkirakan harga minyak akan bergerak jauh melampaui US$70 per barel menjelang pertengahan tahun," kata Analis di Bank Swiss Julius Baer Norbert Rucker.

Di AS, stok minyak mentah turun 5,36 juta barel per 28 Mei, menurut dua sumber berdasarkan angka American Petroleum Institute (API). Sementara itu, persediaan bensin naik 2,5 juta barel dan stok minyak sulingan naik 1,56 juta barel.

Data resmi persediaan pemerintah AS akan dirilis pada hari ini pukul 11.00 waktu setempat, tertunda sehari karena libur Memorial Day.

Berita terkini

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Resmikan Jaringan Irigasi, Ketua MPR Harap Petani Makmur

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Perkuat Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Satpol PP Pekanbaru Turunkan 79 Benner "Kadaluarsa"

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rekrut Naker tak Melapor, Disnakertrans Dumai Panggil PT. ESM

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Waspada! Bendung Katulampa Siaga II

Rabu, 15 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sukseskan Gerakan 1000 Pohon, UR Gandeng Empat Mitra

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dishub Akui Pelayanan TMP Belum Maksimal

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Doa Menkominfo Untuk Kelancaran Peluncuran Satelit Telkom 3S

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Inhil Ingatkan Bahaya Ngelem di Kalangan Anak

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+