Rabu, 30 Desember 2020 - 06:45:50 WIB

Jaringan Internet Militer Malaysia Jadi Target Serangan Cyber 

RIAUPUNYA--Angkatan Bersenjata Malaysia (MAF) membenarkan bahwa jaringan internetnya menjadi target upaya serangan siber pada Senin (28/12/2020).

Militer Malaysia menuturkan serangan siber itu dilakukan oleh sejumlah peretas yang berupaya mencuri data informasi pemerintah.

"Kami mengonfirmasi bahwa telah terjadi sebuah serangan siber terhadap jaringan data milik MAF," kata panglima militer Malaysia, Affendi Buang, pada Selasa (29/12/2020).

Affendi mengatakan serangan siber pertama kali terdeteksi oleh Cyber and Electromagnetic Defence dan Cyber Defence Operation Centre MAF.


Kedua badan itu berhasil mengisolasi lalu lintas data untuk melindungi data-data penting dan melindungi jaringan yang menjadi target para peretas.

Dikutip The Straits Times, Affendi menuturkan serangan siber tersebut berhasil digagalkan.

"(Serangan siber) hanya berhasil meretas segmen tertentu yang telah ditempatkan di luar jaringan internal sejak awal," kata Affendi.

Dia menuturkan MAF menyadari upaya serangan dunia maya selama ini yang menargetkan jaringan data Kementerian Pertahanan dan MAF.

"MAF selalu memantau dan meningkatkan keamanan siber melalui kedua lembaga tersebut yang tidak hanya memperkuat komunikasi dan pemantauan pertahanan MAF, tapi juga melindungi komunikasi pertahanan strategis negara," kata Affendi seperti dilansir The Star.

Selain Malaysia, Amerika Serikat juga baru-baru ini menjadi target serangan siber besar-besaran.

Gedung Putih menuturkan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan menjadi target utama peretasan tersebut. Sementara itu, sekitar 18.000 organisasi terinfeksi kode berbahaya (malware) dari Maret hingga Juni 2020.

Hingga saat ini, tidak jelas apa yang diincar peretas. Tapi, para ahli mengatakan mereka bisa saja mengincar rahasia nuklir, cetak biru untuk persenjataan canggih, penelitian terkait vaksin COVID-19, dan informasi untuk dokumen tentang pemimpin utama pemerintah dan industri.

Berita terkini

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+