Kamis, 24 Oktober 2019 - 15:50:05 WIB

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Fekon Unilak Dirikan Bank Sampah

Riaupunya.com -- Berkolaborasi dengan Dosen, tim Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning (Unilak) Program Studi Manajemen Kelas 3.2 mendirikan bank sampah di Kelurahan Padang Terubuk, Kota Pekanbaru.

Mereka adalah Muhamad Alfarian, Ivan Hadiananta, Raflis, Muhammad Sauky, Clara Delita, Wika Ervianti, Yurike Wulandari, Veny Febria Emza, Fenny Aulia Afifah dan Widia Sarah, Tim mahasiswa dibawah bimbingan dosen Fakultas Ekonomi Unilak Prama Widayat, SE, MM, AAAIK ; Nurhayani Lubis, SE. M.Si ; Sri Maryanti, SE, M.Si dan Ryan Pahlawan, SE, MM, CRBD.

Tim Dosen yang membimbing ini sudah bekerja sejak Januari 2019 untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dalam mengatasi permasalahn sampah dengan membentuk bank sampah, pada kesempatan ini melibatkan mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Unilak angkatan 2018.

"Bank sampah yang didirikan di Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan diberi nama Bank Sampah Unilak Jaya agar nama Unilak melekat dimasyarakat sebagai kampus kebanggaan masyarakat Riau yang peduli dengan permasalahan sampah terutama di kota Pekanbaru, tidak tertutup kemungkinan akan terus melebarkan sayap pengembangan bank sampah di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau" Sebut Prama.

Dijelaskan lebih lanjut, untuk saat ini sudah ada 3 kelurahan di Kota Pekanbaru yang didampingi oleh Mahasiswa dan Dosen Fekon Unilak yaitu Kelurahan Umban Sari, Kelurahan Limbungan Baru dan Kelurahan Padang Terubuk, selanjutnya akan menyusul Kelurahan Palas.

Kegiatan bank sampah di Kelurahan Padang Terubuk mendapatkan sambutan yang positif dari lurah setempat yaitu Raymond Akhmaddin Saragih, SH karena program bank sampah ini juga membantu pemerintah kota pekanbaru dimulai sejak tingkat kelurahan. Para masyarakat juga antusias dengan adanya bank sampah ini karena yang tadinya sampah hanya menjadi barang tidak bernilai maka sekarang sampah memiliki nilai ekonomis.

Prama menjelaskan,selama 3 bulan Oktober hingga Desember 2019 akan selalu dievaluasi setiap kekurangan yang terjadi sehingga kedepannya dalam pengelolaannya bank sampah lebih profesional dan ditargetkan bank sampah Unilak Jaya yang ada di Kelurahan Padang Terubuk bisa memiliki mesin pencacah plastik agar nilai jualnya semakin tinggi karena sampah yang sudah dicacah akan memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan sampah utuh dan bagi mahasiswa juga sebagai sarana pembelajaran diluar kelas dan juga meningkatkan soft skill dalam berkomunikasi dan berkontribusi bagi masyarakat. (rls)

Berita terkini

Pendistribusian Soal UN di Bengkalis Terbagi Dua Zona

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Ibu Iriana Berakting Menjadi Anak PAUD

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

UNBK di Pekanbaru, ini Harapan Legislator Pekanbaru

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mau Jadi Guru Profesional, Penuhi Empat Kompetensi ini

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Curhat Guru Bantu Riau ke Gubri

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+