Selasa, 24 September 2019 - 13:35:15 WIB

Penyerapan Dana KUR dan UMi di Riau Masih Rendah

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau Bakhtaruddin

Riaupunya.com -- Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau Bakhtaruddin mengakui kalau saat ini penyerapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Provinsi Riau masih sangat rendah, padahal dana yang disediakan oleh pemerintah cukup besar.

"Untuk dana KUR itu tersedia Rp 142 Triliun, namun di Riau baru kisaran Rp 2,4 Triliun atau 1,7 persen yang terserap, sedangkan untuk dana UMi dari 3 Triliun yang tersedia, baru tersalurkan sekitar 0,02 persen. Artinya in i masih sangat jauh dari yang diharapkan, padahal dana itu ada," kata Bakhataruddin disela kegiatan Rapat Koordinasi Penyaluran KUR dan Pembiayaan UMi se Provinsi Riau tahun 2019, di Grand Zuri Hotel Pekanbaru, Selasa 24 September 2019.

Dia menjelaskan, masih rendahnya angka serapan dana KUR dan UMi ini bisa dikarenakan berbagai hal atau kendala yang dihadapi pelaku Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) dalam mendapatkan pinjaman, seprti untuk dana KUR harus ada anggunan, berikutnya akses, akan tetapi untuk dua pokok persoalan itu pemerintah telah mengatasinya melalui UMi

"Karena itu pemerintah menyasar pada pelaku usaha Mikro yaitu UMi. Untuk akses, jika selama ini Bank saja yang menyalurkan pinjaman, tapi sekarang sudah ada lembaga yang bisa menyalurkan seperti Lembaga Kredit Tanpa Perbankan (LKPB), seperti Penanaman Permodalan Madani, BAP, dan Pegadaian. Jadi penyedian dana oleh Pemerintah untuk dana kredit rakyat ini cukup besar. Ini yang harus nya dimanfaatkan pelaku UMKM di PRovinsi Riau," sebutnya.

Bakhtar menambahkan, jika keberadaan dana KUR atau pun UMi ini dimanfaatkan dengan baik, minimal geliat ekonomi di Provinsi Riau akan meningkat, dengan ekonomi yang meningkat, aktifitas meningkat, tentu pertumbuhan ekonomi akan meningkat pula.

Karena itu, melalui kegiatan ini Bakhtaruddin berharap akan semakin menambah pengetahuan bagi daerah dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan keberadaan dana KUR dan UMi ini. "Karena memang kita akui sosialisasi terhadap program ini masih harus terus kita tingkatkan," pungkasnya. (lan)

Berita terkini

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Banyak Media tak Perhatikan Etika Pers

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Incumbent Banyak Gagal Seleksi Bos OJK, ini Kata Darmin

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ingin Memasang Tangki Air, Perhatikan hal-hal Berikut ini

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden PKS : Indonesia Darurat Ketimpangan Ekonomi

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+