Rabu, 13 Februari 2019 - 10:30:29 WIB

Berkunjung ke UMY, ini yang Dicari tim Permawa UIR

Riaupunya.com -- Pada 12 hingga 15 Februari 2019, rombongan Tim Penyusun Pedoman Peraturan Mahasiswa (PERMAWA) Universitas Islam Riau (UIR) yang digawangi oleh Wakil Rektor III, Wakil Dekan III, Lembaga Penjamin Mutu dan tim lainnya menyambangi Universitas Muhammadiyah Yogyakarya, 12 - 15 Februari 2019.

Rombongan tim UIR disambut oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni, Ketua Lembaga Pembinaan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) berserta unit -unit kemahasiswaan yang ada di UMY di ruang rapat direktur Pascasarjana. Dalam diskusi tersebut kedua belah pihak saling lempar informasi dan pertanyaan terkait bagaimana pengelolaan keroganisasian, aturan-aturan kemahasiswaan dan penanganan masalah-masalah kemahasiswaan yang ada.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UMY Hilman Latif., Ph.D banyak menjelaskan bahwa aturan-aturan kemahasiswaan yang ada dilakukan mengikut aturan yang ada, namun dalam hal hal tertentu aturan tidak dilakukan secara ketat. Ini ditujukan bagi memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mampu mengaktualisasikan dan merefleksikan nilai-nilai akademik sesuai dengan perkembangan zaman tanpa aturan-aturan yang terlalu mainstream.

Diskusi terus berkembang sesuai dengan isu-isu yang kekinian terkait upaya-upaya pengembangan potensi kemahasiswaan. Hingga kepada pengembangan unit-unit bisnis bagi mahasiswa itu sendiri.

Mendapati hal-hal terkait ini, Wakil Rektor III Bid. Kemahasiswaan UIR, Ir. Rosyadi M.Sc upaya-upaya pengembangan dan peningkatan kualitas kemahasiswaan yang didiskusikan akan kita realisasikan melalui modifikasi guna mengejar capaian-capaian yang sudah ditargetkan. Ini perlu kita lakukan karena ada nilai dan ruh UIR yang menjadi ciri khas perlu terus dipertahankan dan dilanjutkan secara komperehensif dan kompetitif.

Kultur-kultur keorganisasian kemahasiswaan perlu diperhatikan agar paradigma yang tertanam selama ini perlu diubah. Tujuannya adalah pengistilahan yang bersifat stereotipe yang melekat selama ini dapat berangsur-angsur dihilangkan. (rls)

Berita terkini

Pendistribusian Soal UN di Bengkalis Terbagi Dua Zona

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Ibu Iriana Berakting Menjadi Anak PAUD

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

UNBK di Pekanbaru, ini Harapan Legislator Pekanbaru

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mau Jadi Guru Profesional, Penuhi Empat Kompetensi ini

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Curhat Guru Bantu Riau ke Gubri

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+