Sabtu, 15 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Robby Habiba Abror isi Kuliah Umum di Umri, ini yang Dibahas

Riaupunya.com -- Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H Robby Habiba Abror, M.Hum, isi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Riau (Umri). Kuliah umum yang berlangsung Jumat 14 Desember 2018 pagi itu mengangkat tema tentang Rasionalitas dan Iman di Era Post Truth.

Dalam pemaparannya, Robby menjelaskan bahwa era post truth merupakan masa dimana tiap orang bebas memproduksi kebenaran. Bahkan, mempercayai bahwa opini yang ia sampaikan itu merupakan sebuah kebenaran.

Opini tersebut salah satunya bisa terlihat dari status yang dibuat orang di media sosialnya. Dalam status itu, orang kerap menganggap opininya merupakan sebuah kebenaran. Yaitu kebenaran yang ia yakini benar sendiri. Alhasil, ketika ada orang lain yang berbeda pendapat, kerap dianggap sebagai musuh. Lalu diblokir dari pertemanan di media sosial.

Era post truth itu juga mengabaikan rasionalitas dalam berpikir. Padahal, seharusnya rasionalitas yang diharapkan adalah yang tidak mengabaikan iman dalam memproduksi opini.

"Karena memproduksi opini tak bisa dihindari. Tiap orang bisa jadi pabrik opini dan menganggap itu kebenaran. Padahal belum tentu benar. Karena seringkali mengabaikan objektivitas sebagai fakta," kata dia.

Akibatnya, rasionalitas yang tidak diterangi cahaya iman malah bisa tergelincir dalam subjektivitas. Kondisi ini bisa disebut juga dengan kebohongan yang melampaui batas. Jika tidak mampu mengantisipasi era post truth ini, maka mahasiswa atau pihak manapun akan mudah tenggelam dalam samudera kebohongan atau hoax.

"Karena itu, tugas mahasiswa adalah menjaga rasionalitas dalam nyala iman. Sehingga senantiasa disinari oleh ajaran agama. Rasionalitas jangan dikalahkan emosi, kebohongan dan kepentingan. Artinya rasionalitas harus menjunjung tinggi ajaran ketuhanan sebagai yang maha benar," tambah Robby.

Untuk itu, mahasiswa didorong tidak mudah menyerah pada kedangkalan pemahaman akan kebenaran. Karena yang terjadi nanti malah jadi percaya pada mitos-mitos atas kebenaran. Bukan objektivitas sebagai fakta kebenaran.

"Tapi kalau memegang Alquran dan hadist dalam beropini, saya yakin ini efektif bagi setiap orang untuk menyadari serta menjalani kebenaran itu. Memegang teguh ajaran Alquran ataupun kitab suci apapun bagi pemeluk agama lainnya tidak akan bisa membuat mereka tergelincir dalam opini yang salah.

Sementara Wakil Rektor III Umri dr Taswin Yacob mengapresiasi kuliah umum yang disampaikan Robby tersebut. Menurut dia, kesempatan ini sangat langka karena materi yang dipaparkan dalam kuliah umum memang diberikan oleh narasumber yang mumpuni.

"Semoga kuliah umum ini memberi manfaat bagi kita semua. Seraplah ilmunya untuk memperkaya wawasan kita,"ubgkapnya. (rls)

Berita terkini

Pemilihan raya Presiden Mahasiswa UIR Berjalan Lancar

Jumat, 16 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

UIR Targetkan Rangking 100 Nasional

Jumat, 16 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Umri Targetkan Terima Tiga ribu Mahasiswa Tahun ini

Rabu, 07 Februari 2018 - 00:00:00 WIB

Gubri Serahkan Beasiswa bagi Mahasiswa Umri

Rabu, 31 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

UMRI Miliki Dua Prodi Baru, Tahun ini Terima Mahasiswa

Selasa, 23 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Gubri Serahkan Mobil Alat Praktek Kepada SMK di Riau

Senin, 22 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Gubernur Andi Rachman hadiri Pelantikan Rektor Umri

Rabu, 10 Januari 2018 - 00:00:00 WIB
Untuk Periode Kedua

Mubarak Dilantik Menjadi Rektor Umri

Rabu, 10 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Riau Minta Siswa Jauhi Narkoba dan mem Bully Teman

Senin, 08 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Teliti Soal Implan, Dua Mahasiswi UMRI ke Malaysia

Jumat, 22 Desember 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+