Jumat, 12 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Kuansing akan Bentuk Satgas Pangan

Foto: riauterkini.com

Riaupunya.com -- Memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan dan komiditi lainnya jelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1438 H tahun 2017, Polres Kuantan Singingi menggelar Rapat Koordinasi dengan mengundang Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Rakor terkait ini diselenggarakan Jumat 12 Mei 2017 di aula Satlantas Polres Kuansing. Rakor dipimpin oleh Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, sedangkan dari Pemkab Kuansing hadir pada acara ini Plt Sekretaris Daerah Muharlius SE, MM, Kadis Pertanian Ir Maisir, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Ir Emerson dan Herlinawati perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian.

Ada beberapa item penekanan penting yang disampaikan oleh Kapolres Kuansing dalam Rakor ini. Yaitu menyangkut ketersediaan pangan di tengah masyarakat, kemudian stabilitas harga pangan dan kepastian terhadap ada atau tidaknya distributor yang bermain keterhadap kebutuhan dan ketersediaan pangan ini.

Guna mengatasi persoalan tersebut, menurut Kapolres Kuansing, segera dibentuk Satuan Tugas (Satgas) pangan yang beranggotakan Polres Kuansing dan instansi terkait. Kemudian Pemda Kuansing harus menetapkan harga pangan yang beredar di tengah masyarakat bukan harga dari distributor.

Kemudian melakukan penindakan terhadap distributor yang nakal atau bermain. Dan, disetiap hari pasar perlu dilakukan operasi pasar oleh instansi terkait.

"Saya kira secepatnya kita bentuk Satgas Pangan ini dan dikukuhkan segera sehingga bisa langsung bekerja mengawasi ketersesiaan pangan di Kabupaten Kuansing," ujar Kapolres seraya menambah awal pekan depan satgas pangan ini sudah dibentuk dan dikukuhkan.

Sementara itu Plt Sekda Kuansing Muharlius menyampaikan, dari hasil pemantau petugas lapangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian bahwa ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kuansing untuk tiga bulan kedepan dalam keadaan aman dan cukup.

Kendati demikian, dirinya berharap kepada Pemprov Riau untuk tetap mengawasi jalur-jalur distribusi barang menjadi tanggungjawab Pemprov Riau karena ketersediaan stok barang kebutuhan pokok masyarakat sangat dipengaruhi oleh jalur distribusi lebih khusus jalur Kuansing-Sumatera Barat.

Terkait hal lainnya yang juga disampaikan Muharlius dalam rakor tersebut bahwa pendistribusian BBM ke SPBU sampai saat ini di Kuansing masih lancar. Sedangkat terkait ketersediaan LPJ 3 Kg, terjadi kelangkaan di beberapa kecamatan pada minggu terakhir bulan Maret dan di Bulan April.

"Dari hasil konfirmasi kepada agen bahwa penyebab kelangkaan itu karena antrian di SPBE dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan LPJ 3 Kg ini," terang Muharlius, seperti diberitakan riauterkini.com.***

Berita terkini

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gepeng dan Anak Punk Masih Menjadi PR Pemko Pekanbaru

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Bengkalis Tidak Bisa Cabut Izin PT RRL, Ini Alasanya

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Gubri Jadi Korwil Sumatera

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Perusahaan Tidak Bayar Upah, Siap-Siap Diberikan Sangsi

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Pekanbaru Dapatkan Formula Penghematan PJU

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+