Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

M Noer : Bongkar Muat di BRPS Tidak Mengganggu Aktivitas Terminal

M Noer MBS

Riaupunya.com -- Relokasi Pasar Induk sementara yang bertempat Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, mendapat penolakan dari para pedagang. Pasalnya pihaknya terminal tidak ada melakukan sosialisasi secara langsung.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, H M Noer MBS mengatakan bahwa aktivitas Bongkar muat yang dilakukan para pedagang berada di Terminal BPRS sebenarnya tidak menganggu. Pasalnya aktivitas bongkar muat hanya dilakukan tengah malam hingga Shubuh.

"Saya rasa aktivitas bongkar muat pedagang di terminal BPRS tidak menganggu aktivitas petugas di terminal BPRS tersebut. Lagi pula pedagang itu melakukan jual beli di saat aktivitas terminal masih sepi" ujar M Noer, Selasa 14 Maret 2017.

Selain itu, Dia tidak sepakat bila pihak terminal melarang aktivitas bongkar muat tersebut. Seharusnya, mereka menyampaikan ke pihak Pemko dahulu dan melakukan rapat dan bukan seperti ini.

"Kalau melarang aktivitas bongkar muat saya juga tak sepakat dengan keputusan itu. Sebab aktivitas itu tidak menganggu. Saya pikir, kalau aktivitas nya di luar jam yang ditentukan, maka segera ditertibkan. Saya rasa itu tak ada masalah," ungkap M Noer.

Meski begitu, M Noer menyebut kalau Dia akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan dan Disperindag.

"Nanti saya akan tanyakan tentang masalah aktivitas bongkar muat di BPRS ini. Disamping itu, kita juga akan mencari bagaimana solusi yang terbaik. Karena ini merupakan program penertiban yang dilakukan Pemko Pekanbaru, " kata M Noer.

Menyikapi persoalan itu, ia berharap pihak terminal BPRS tetap bersabar dengan adanya aktivitas bongkar muat tersebut. Terlebih lagi, itu semua untuk kepentingan masyarakat. Karena saat ini Pemko Pekanbaru melakukan pembangunan Pasar insulting yang direncanakan pada tahun depan.

"Kita akan duduk bersama dulu membahas persoalan aktifitas bongkar muat di BPRS ini. Mudah -mudahan nanti bisa dicarikan jalan keluar, " harap M Noer.

Menurut Wira Bhakti, selaku koordinator terminal BRPS Pekanbaru ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya memang tidak melibatkan para pedagang untuk diskusi dalam hal relokasi pasar.

"Tidak, cukup melalui surat saja. Kan itu sifatnya sudah pemberitahuan. Persoalan relokasi ini sudah koordinasi dengan Pemerintah Kota dan isntansi lainnya," ujarnya.

Menurut Wira, pemindahan para pedagang dari pasar ini memang harus dilakukan. Hal ini untuk mengembalikan fungsi terminal seperti seharusnya yakni menaik dan menurunkan penumpang.

"Untuk mengembalikan fungsi terminal, mau tak mau maka para pedagang harus pergi,"tutupnya.



Sumber: Gaungriau.com


Berita terkini

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gepeng dan Anak Punk Masih Menjadi PR Pemko Pekanbaru

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Bengkalis Tidak Bisa Cabut Izin PT RRL, Ini Alasanya

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Gubri Jadi Korwil Sumatera

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Perusahaan Tidak Bayar Upah, Siap-Siap Diberikan Sangsi

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Pekanbaru Dapatkan Formula Penghematan PJU

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+