Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Februari 2017, Riau Deflasi 0,32 Persen

Februari 2017, Riau Deflasi 0,32 Persen

Riaupunya.com -- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Februari 2017 terjadi Deflasi sebesar 0,32 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 129,92 pada Januari 2017, menjadi 129,50 pada Februari 2017. Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 5,24 persen.

Kepala BPS Riau , Ir S Aden Gultom MM, menjelaskan, Deflasi di Provinsi Riau yang terjadi pada Februari 2017 ini dikarenakan adanya IHK pada kelompok pengeluaran, dengan Deflasi tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 2,08 persen, dengan andil sebesar 0,51 persen.

"Komoditas utama yang mengalami deflasi dan memberikan andil terbesar pada kelompok ini adalah cabai merah dengan andil sebesar 0,58 persen, daging ayam ras sebesar 0,15 persen, cabai hijau, sebesar 0,02 persen, ayam hidup, petai, kol putih, daging sapi, dan telur ayam ras masing-masing sebesar 0,01 persen," jelas Aden Gultom, Rabu 1 Maret 2017, dikantornya.

Dia menambahkan, kelompok lainnya yang menjadi penyebab Deflasi adalah kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,68 persen dengan andil 0,011 persen.

Sedangkan kelompok lainnya mengalamu Inflasi atau kenaikan harga yaitu kelompok perumahab, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,98 persen dengan andil 0,20 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,47 persen dengan andil 0,02 persen.

"Kelompok sandang sebesar 0,43 persen dengan andil 0,02 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebsar 0,16 persen dengan andil 0,02 persen, dan kelompkk pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,06 persen dengan andil 0,004 persen," urainya.

Sementara, berdasarkan perhitungan IHK 23 kota di Pulau Sumatera, sebanyak 13 kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di kota Jambi sebesar 1,40 persen, diikuti Sibolga sebesar 1,34 persen, dan Pangkal Pinang sebesar 1,11 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di kota Bungo sebesar 0,02 persen.

"Inflasi tertinggi terjadi di kota Dumai sebesar 1,12 persen, dan terendah di kota Palembang sebesar 0,09 persen," terang Aden.

Kemudian, dari 82 kota di Indonesia yang menghitung IHK, 62 kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di kota Manado sebesar 1,16 persen, diikuti Dumai 1,12 persen, Mamuju sebesar 1,07 persen, dan inflasi terendah terjadi di kota Ternate sebesar 0,03 persen.

"Sedangkan deflasitertinggi terjadi di kota Jambi sebesar 1,40 persen dan terendah di kota Bungo sebesar 0,02 persen," pungkas Aden.**(lan)


Berita terkini

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gepeng dan Anak Punk Masih Menjadi PR Pemko Pekanbaru

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+