Jelang Nataru dan Antisipasi Banjir, PUPR Hadiri Rapat Forkopimcam Tuah Madani
Masyarakat Tuah Madani saat menyampaikan pendapat terkait curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan banjir dan genangan air dinsejumlah titik pada rapat Forkopincam Tuah Madani
PEKANBARU, Riaupunya com- Menjelang natal dan tahun baru 2024 serta antisipasi banjir di wilayah Pekanbaru, PUPR Pekanbaru terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.Salahsatunya ikut dalam rapat kordinasi Forkopimcam Tuah Madani Pekanbaru.
Rapat yang digelar di Aula Kecamatan Tuah Madani, Jum'at (22 /12/2023) yang dipimpin Camat Dr Nurhasminsyah SSTP MSi ini memiliki empat agenda penting. Yakni, persiapan menjelang natal dan tahun baru l, pendirian Yayasan Bersinar Indonesia (Yasberindo), persiapan MTQ Tingkat Kecamatan Tuah Madani Tahun 2024 dan antisipasi memasuki musim penghujan.
Selain, Camat Tuah Madani, hadir dalam rapat koordinasi itu, Forkopimcam Tuah Madani, para RT/RW, pemuda dan tokoh masyarakat setempat .
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah SE MM yang diwakili Kabid Bina Marga PUPR Pekanbaru Khaidir ST mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Camat dan Forkopimcam Tuah Madani yang sudah mengundang PUPR Pekanbaru untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dalam mengantisipasi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak awal Desember 2023 di Kota Pekanbaru.
" Hari ini PUPR hadir untuk melihat dari dekat sejumlah permasalahan masyarakat akibat tingginya curah hujan yang mengakibatkan sejumlah ruas jalan khususnya di wilayah Kecamatan Tuah Madani yang langganan jadi tempat tergenang air," kata Khaidir
Sesuai arahan PJ Walikota kepada Kadis PUPR, pihaknya kata Khaidir untuk antisipasi banjir langkah awal adalah dengan melaksanakan gotong royong , selain menurunkan pasukan kuning PUPR ke sejumlah titik yang sudah ditetapkan.
" Area kerja bakti masyarakat dibantu pasukan kuning PUPR sudah ditetapkan, salahsatunya adalah membersihkan drainase yang tersumbat," katanya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kadis PUPR Pekanbaru Edward Riansyah SE MM menyebutkan untuk tahun 2024 mendatang dari total anggaran Rp 30 miliar penanganan banjir Kota Pekanbaru, Rp 5 miliar adalah untuk pemeliharaan atau pembersihan rutin drainase yang tersumbat
Jadi, sebut Edu dengan gotong royong dibantu pembersihan rutin pihak OP SDA PUPR diharapkan dapat memperlancar aliran air sehingga bisa meminimalisir genangan terutama saat terjadi hujan.
Kadis PUPR Pekanbaru ini juga meminta masyarakat untuk bijak tidak membuang sampah sembarangan."Mari kita saling menjaga dan menghargai agar kebersihan tetap terjaga dan aliran air drainase lancar tidak tergenang akibat tumpukan sampah dan kebersihan dan Pekanbaru bebas banjir terwujud," tuntasnya. (***)
































































